#pencabulan#asusila#beritapringsewu#kriminal

Buronan Polda Banten Dibekuk Usai Berbuat Asusila di Apotek Gadingrejo

( kata)
Buronan Polda Banten Dibekuk Usai Berbuat Asusila di Apotek Gadingrejo
Lukcy Aprizal pelaku cabul dan buronan Polda Banten. Foto: Dok


Pringsewu (Lampost.co): Buronan Polda Banten dan pelaku asusila terhadap korban NI (28) karyawan apotek Gadingrejo bernama Lucky Aprizal (30) diamankan jajaran Polsek Gadingrejo, Selasa, 10 Maret 2020, sekitar pukul 18:45 WIB.

Kapolsek Gadingrejo AKP Anton Saputra mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri mengatakan pelaku Lucky Aprizal merupakan warga Kampung Lebak Pasar No. 20 Desa Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkas Bitung, Kabupaten Banten.

"Tersangka diamakan usai melakukan pencabulan," ujarnya.

Kapolsek menjelaskan penangkapan tersangka diawali dengan laporan warga bahwa di Pasar Gadingrejo telah terjadi peristiwa pencabulan terhadap seorang karyawati apotek.

"Atas informasi itu petugas langsung menuju ke lokasi kejadian dan tak lama tersangka bisa diamankan," ungkap Kapolsek, Rabu, 11 Maret 2020.

AKP Anton mengatakan pencabulan diawali saat korban NI sedang menunggu apotek, tiba-tiba datang pelaku dengan menanyakan keberadaan pemilik apotek. Saat itu NI menjawab pemilik apotek sedang tidak ada. Namun dengan jawaban korban, pelaku justru bertanya lagi soal jumlah uang yang ada di laci kasir dan korban tambah curiga dengan menelpon pemilik apotek.

Mendengar jawaban korban, justru pelaku masuk ke dalam apotek dan korban NI langsung mencegah pelaku dengan cara mendorong badannya.

"Jadi, pada saat terjadi saling dorong pelaku tiba-tiba berbuat tak senonoh kepada korban," ujarnya.

Kemudian setelah melakukan aksinya, pelaku langsung pergi namun dihalangi warga lantaran korban berteriak minta tolong dan langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.

Anton menambahkan saat petugas akan melakukan penangkapan, ternyata di lokasi juga ada petugas dari Tim Resmob Polres Serang Kota yang hendak melakukan penangkapan terhadap Lucky Aprizal.

"Ternyata tersangka ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Banten terkait kasus pencurian dengan pemberatan dengan TKP di wilayah hukum Polres Serang Kota," ujarnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar