#kriminal#pencurian#beritalampung

Buronan Perampas Belasan Ponsel Siswa SMAN 13 Dibekuk

( kata)
Buronan Perampas Belasan Ponsel Siswa SMAN 13 Dibekuk
Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Team Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandar Lampung menangkap buronan perampas ponsel belasan siswa SMAN 13 Bandar Lampung. Pelaku yakni Rohman (39), warga Jalan Imam Bonjol, Gang Bukit, Tanjungkarang Barat ditangkap, Senin, 29 Juni 2020.

"Kita tangkap pelaku perampasan ponsel, pada kasus anak SMAN 13 bandar Lampung tahun yang lalu," ujar Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi, Rabu, 1 Juli 2020.

Dalam beraksi, Rohman dibantu dengan rekannya bernama Redi yang ditangkap terlebih dahulu.

"Redi sudah ditangkap lebih dulu oleh anggota Polsek Sukarame. Keduanya ini modusnya meminta ponsel dengan cara paksa," katanya.

Sebelumnya, pencurian ponsel dengan kekerasan dialami 13 siswa kelas X SMAN 13 Bandar Lampung pada 16 Agustus 2019. Seluruh ponsel siswa tersebut dibawa lari oleh orang tak dikenal di Kedai Glompong, Gang Dakwah, Labuhanratu, sekitar pukul 11.50 WIB.

Rizki salah satu korban mengatakan awalnya mereka baru pulang dari sekolah, usai mengikuti agenda lomba dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Lantas mereka pun langsung berangkat ke Kedai Glompong untuk memesan makan. "Jadi kami lapar dan makan, langsung duduk lesehan," ujarnya.

Tiba-tiba dua orang yang tak dikenal identitasnya pun datang menyambangi mereka. Salah satu orang mengaku satpam di sekitar daerah tersebut dan mengaku salah satu siswa dituduh sebagai maling.

"Ada dua orang satunya nyamperin kami, minta semua keluarin ponsel," katanya.

Lalu, usai ponsel para korban dipegang oleh salah satu pelaku, kemudian kedua pelaku tersebut berdalih akan mengecek ponsel tersebut di salah satu pos security.

"Jadi saya sama kawan saya Yuda, diajak untuk ikut ke pos. Mereka naik motor beat, tapi ternyata mereka kayak mau kabur ke arah rel kereta di Jalan Untung Suropati, Labuhanratu. Pas kami kejar, dia sudah jauh," kata Rizki.

Selanjutnya para siswa tersebut melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Bandar Lampung.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar