bpjstanggamus

Bupati Tanggamus Terima Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan 

( kata)
Bupati Tanggamus Terima Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan 
Penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris. Dok


Tanggamus (Lampost.co): Bupati Tanggamus Dewi Handajani menerima piagam penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Cabang Bandar Lampung bertempat di Ruang Rapat Utama Pemkab Tanggamus, Senin, 26 Oktober 2020.

Penghargaan diserahkan atas kepedulian dan perhatian Bupati Tanggamus Dewi Handajani terhadap pegawai tenaga kontrak non-PNS yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Dalam kesempatan itu diserahkan juga santunan atau klaim jaminan kematian kepada 3 orang ahli waris tenaga kontrak non-PNS di lingkungan Pemkab Tanggamus dari BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal pada tahun 2020. Dengan jumlah santunan sebesar Rp42 juta per orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten, Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD serta Camat se- Kabupaten Tanggamus. 

Sedangkan dari BPJS Ketenagakerjaan hadir Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung Widodo dan Kepala Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Pringsewu Edison.

Bupati Dewi Handajani dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas penghargaan yang diberikan.

Dewi mengakui bahwa Jaminan Kematian (JKM) merupakan program yang memberikan manfaat uang tunai kepada ahli waris ketika peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja atau santunan kematian kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. 

Adapun bantuan yang diserahkan secara simbolis dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung kepada ahli waris tenaga kontrak non-PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus yaitu Apriyana tenaga kontrak non-PNS yang bertugas di Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Tanggamus; Herli tenaga kontrak non-PNS yang bertugas di Dinas Perikanan; dan Heri Sukardi tenaga kontrak non-PNS yang bertugas di Badan Pengelola Keuangan Daerah.

Bupati Dewi menambahkan bahwa dalam rangka penanganan covid-19 dan pemulihan transformasi ekonomi Nasional. Pemerintah juga telah melaksanakan program bantuan subsidi upah (BSU) yang bertujuan untuk mempertahankan daya beli dari pekerja penerima upah dibawah Rp5 juta dengan menggunakan basis data dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus telah mengusulkan nama-nama tenaga kontrak non-PNS Kabupaten Tanggamus sebanyak 5.034 orang dan telah terealisasi masuk ke rekening masing-masing sebanyak 4.693 orang dengan persentase realisasi 93,22%. Sedangkan sisanya sebanyak 341 orang telah kami usulkan kembali," terang Bupati.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung, Widodo, dalam sambutannya mengatakan bahwa ketenagakerjaan di Kabupaten Tanggamus sudah cukup baik. 

"Cuma ada beberapa yang perlu ditingkatkan, yang pertama adalah masalah perlindungan jaminan sosial bagi pekerja kontraktor, sesuai dengan PP 44 tahun 2015 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Kontraktor. Itu sebelum memulai (bekerja) harus ada surat jaminan sosial, karena kalau tidak ikut jaminan sosial itu tidak bisa proses tendernya. Ini sudah berlaku di seluruh Indonesia karena ini sifatnya adalah normatif," jelas Widodo.

Widodo juga mengungkapkan terhadap anak dari tenaga kerja yang meninggal dunia juga akan mendapatkan beasiswa sampai ke jenjang pendidikan S1 untuk dua orang anak kandung. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar