#bantuan#sumurbor

Bupati Pesawaran Serahkan Bantuan Sumur Bor untuk Ponpes

( kata)
Bupati Pesawaran Serahkan Bantuan Sumur Bor untuk Ponpes
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyerahkan secara simbolis bantuan sumur bor di Pondok Pesantren Safinatul Hidayah, Dusun Cipanas, Desa Way Harong, Way Lima. Dok.

Pesawaran (Lampost.co) -- Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyerahkan secara simbolis bantuan sumur bor di Pondok Pesantren Safinatul Hidayah, Dusun Cipanas, Desa Way Harong, Kecamatan Way Lima, Minggu, 20 September 2020. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada para santri yang menuntut ilmu di pondok pesantren.

"Di sini kalau musim kemarau memang kesulitan air, maka dari itu kami memilih pondok pesantren ini untuk kemaslahatan para santri sehingga ketika musim kemarau tiba para santri tidak kesulitan lagi air bersih," ujarnya.

Dia menambahkan akan memberikan yang terbaik apabila itu menyangkut permasalahan agama. "Agar anak-anak dapat menimba ilmu agama Islam dengan baik, saya akan berusaha semaksimal mungkin, dan akan menyelesaikan atau memenuhi segala permasalahan ataupun kekurangan yang ada," ujarnya.

Bupati juga meminta maaf karena belum dapat memenuhi segala kekurangan yang ada, hal ini dikarenakan adanya keterbatasan anggaran.

"Kalau saya berkeinginan semua yang mengajukan bantuan ini dapat diwujudkan semua, namun kembali lagi dengan anggaran yang kita miliki, saya selaku bupati harus memilah dan memilih mana yang menjadi skala prioritas yang harus didahulukan. Sampai saat ini ada sekitar 224 pondok pesantren yang tecatat dan ini harus saya bagi semua untuk pembangunannya," ujarnya.

Dia juga menargetkan, pada 2023 Pesawaran menjadi kabupaten yang terbebas dari buta baca Al-qur'an. "Guna mendukung target tersebut, kami memiliki program pemberian insentif kepada guru mengaji yang berjumlah 1.200 di tahun ini. Kami juga mengharapkan tahun yang akan datang jumlah penerimanya akan ditambah menjadi 2.500 orang, semoga itu dapat terwujud," katanya. 

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Safinatul Hidayah, Ustad Syamsul Bahri, mengatakan dengan adanya bantuan sumur bor ini, pihaknya dapat membantu masyarakat yang kekurangan air pada musim kemarau. 

"Jadi bukan hanya para santri pondok saja yang bisa merasakan manfaatnya, tetapi juga kami mempersilakan masyarakat yang hendak mengambil air di sini," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar