covid-19

Bupati Minta Penegakan Protokol Kesehatan Secara Ketat

( kata)
Bupati Minta Penegakan Protokol Kesehatan Secara Ketat
Bupati Lamtim Zaiful Bokhari saat memimpin rakor percepatan penanganan Covid-19, Selasa, 12 Januari 2021. (Foto: Istimewa)


SUKADANA (Lampost.co) -- Bupati Lamtim Zaiful Bokhari meminta penegakan protokol kesehatan lebih ketat lagi dikarenakan Lamtim masuk zona merah Covid-19. 

Hal itu disampaikan Zaiful saat memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 dengan Satgas dan Forkompimda, Selasa, 12 Januari 2021. 

Dijelaskan oleh Zaiful, penyebaran Covid-19 yang terus berlanjut dan meningkat hingga tercatat sudah 332 warga yang terpapar membuat Kabupaten Lamtim masuk dalam zona merah. 

Untuk menanggulangi hal itu, kata Zaiful, berbagai langkah harus dilakukan misalnya penegakan protokol kesehatan yang lebih ketat lagi di seluruh wilayah Kabupaten Lamtim. Hal ini sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 di Kabupaten Lampung Timur. 

Lalu seluruh jajaran mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa diminta bersama-sama melakukan upaya untuk memutus, mengantisipasi, dan menekan penyebaran Covid-19 tersebut. 

“Seluruh rumah isolasi yang ada di setiap desa agar segera disiagakan, kemudian setiap organisasi perangkat daerah, Forkopimda, Forkopimcam dan tokoh masyarakat, tokoh agama diharapkan bersama-sama menyosialisasikan prokes kepada masyarakat,” kata Zaiful. 

Disamping itu juga akan dilakukan vaksinasi dengan target 636 ribu sasaran. Dimana pada tahap awal sasaran vaksinasi Covid-19 adalah para tenaga medis. Kemudian selanjutnya akan diprioritaskan untuk para tokoh agama dan masyarakat. 

Pada kesempatan tersebut ditegaskan juga oleh Zaiful, gelar hajatan dan kegiatan keagamaan masih diperbolehkan, tetapi dengan catatan harus mematuhi protokol kesehatan secara ketat. 

Sementara usai rapat koordinasi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim dr. Nanang Salman menjelaskan, mengenai vaksinasi Covid-19 pihaknya masih menunggu petunjuk dan arahan dari Pemerintah Provinsi Lampung mengenai jumlah vaksin yang akan didistribusikan dan kapan waktunya pelaksanaan vaksinasi. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar