#guru#bupati

Bupati Mesuji Ancam Sanksi Guru Honorer Pemalas

( kata)
Bupati Mesuji Ancam Sanksi Guru Honorer Pemalas
Suasana pembagian SK dan pemberian penghargaan kepada guru honorer di Mesuji, Rabu, 27 April 2022. Lampost.co/Ridwan Anas


Mesuji (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji membagikan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Tenaga Pendidik Non-PNS (Pegawai Negeri Sipil). Selain itu, Pemkab juga membagikan piagam penghargaan serta pemberian santunan bagi para pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS usia 60 tahun ke atas.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mesuji, Sapy meminta para guru non-PNS agar bisa menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. Dia menyebut tak segan memberikan sanksi bagi oknum guru yang tidak mematuhi aturan dan jam kerja.  

"Sanksi itu antara lain berupa teguran hingga sanksi pemberhentian sesuai aturan yang berlaku," tegas dia, di Gedung Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Mesuji, Desa Brabasan, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji, Rabu, 27 April 2022.

Baca: Cegah Pungli, Gaji Guru Honorer Mesuji Dicairkan Online

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Mesuji, Andi S Nugraha mengatakan, pemberian penghargaan tersebut bertujuan mengapresiasi pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS yang sudah lama berjuang di dunia pendidikan.

"Dasar kegiatan ini adalah Peraturan Bupati Mesuji Nomor 06 Tahun 2020 tentang Honorarium Guru dan Tata Usaha Sekolah Non PNS pada Sekolah Negeri Tingkat TK hingga SMP," jelas dia.

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar