#audiensi#penggilinganpadimodern#beritalamtim#bulog

Bupati Lamtim - Bulog Gelar Audiensi Rencana Pembangunan Pabrik Penggilingan Padi Modern

( kata)
Bupati Lamtim - Bulog Gelar Audiensi Rencana Pembangunan Pabrik Penggilingan Padi Modern
Suasana audiensi Bupati Lamtim Chusnunia Chalim dengan Bulog Lampung. (Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya)


SUKADANA (Lampost.co) --  Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim terima audiensi Kepala Bulog Lampung, Selasa (18/9/2018).

Pada acara yang berlangsung di rumah dinas itu turut mendampingi Bupati, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan M. Yusuf, serta Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Lampung Timur Mart Aziz.

Sementara dari pihak Bulog hadir pada audiensi itu, Kepala Devisi Regional Bulog Lampung Atta Rizal, Kepala Bidang Administrasi dan Keuangan Devisi Regional Bulog Lampung Yusrina Arif, serta Kepala Sub Devisi Regional Lampung Tengah Dana Siregar.

Diketahui bahwa tujuan dilakukannya audiensi kali ini ialah selain untuk bersilaturahmi, Bulog Lampung juga ingin melakukan koordinasi terkait tugas-tugasnya yang juga menyangkut Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur. Serta ada beberapa hal yang disampaikan terkait harapan bersama untuk percepatan-percepatan penyaluran-penyaluran bantuan sosial.

Sementara pada kesempatan sama Kepala Sub Devisi Regional Lampung Tengah, Dana Siregar mengatakan bahwa audiensi kali ini juga sekaligus membahas tentang program Modern Rice Milling Plan (MRMP) atau Program Pendirian Pabrik Penggilingan Beras Modern di Kabupaten Lampung Timur.

Pabrik penggilingan beras modern yang rencananya akan di bangun di Kecamatan Labuhanratu tersebut adalah satu-satunya pabrik penggilingan beras modern yang ada di Lampung.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, M. Yusuf menyampaikan  rapat program untuk mendirikan MRMP (Modern Rice Milling Plan) atau Pabrik Penggilingan Beras Modern, sedikit terkendala karena surat lahannya belum lengkap.

"Jadi mereka mohon arahan dari ibu bupati. Tentunya ibu bupati dan kami merespon baik karena ini memiliki dampak positif buat pertumbuhan ekonomi diwilayah kita, dan ini skalanya besar sehingga mereka bisa rekrut tenaga kerja, menyerap produk pertanian yang ada di daerah kita," kata Yusuf.

Djoni Hartawan Jaya







Berita Terkait



Komentar