#Vaksin

Bupati dan Anggota PWI Masuk Daftar Penerima Vaksin Tahap Pertama di Tubaba

( kata)
Bupati dan Anggota PWI Masuk Daftar Penerima Vaksin Tahap Pertama di Tubaba
Bupati Tubaba Umar Ahmad menerima penyerahan 2.120 dosis vaksin Sinovac tahap pertama dari Pemerintah Provinsi Lampung, Senin, 25 Januari 2021. Lampost.co/Merwan


Panaragan (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) menetapkan 1.060 orang sebagai penerima vaksin Covid-19 dalam vaksinasi tahap pertama yang akan digelar pada 2 Februari 2021 mendatang.

Vaksin Sinovac tahap pertama tersebut juga diprioritaskan untuk sepuluh pejabat publik, termasuk Bupati Tubaba Umar Ahmad dan 1.050 tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di fasilitas pemerintah.

"Saya siap divaksin Covid-19 tanggal 2 Februari 2021 nanti bersama dengan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tenaga kesehatan," ujar Bupati Umar Ahmad seusai menerima distribusi vaksin Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Lampung, Senin, 25 Januari 2021

Dia menjelaskan, Pemkab mendapatkan kuota vaksin Sinovac tahap pertama sebanyak 2.120 dosis. Vaksin tersebut diperuntukan bagi1.060 orang. Penerima vaksin akan mendapatkan dua kali vaksin yang sudah terjadwal.

"Vaksinasi tahap kedua dilakukan 14 hari setelah penyuntikan vaksin pertama," kata Bupati.

Bupati menyebut sepuluh perwakilan pejabat publik yang akan menerima vaksin adalah unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Dandim, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kemenag, dan Kepala Pengadilan Agama.

"Nah, untuk perwakilan  tokoh masyarakat nanti bisa Ketua Federasi Adat Megow Pak dan perwakilan wartawan nanti diwakili oleh anggota PWI," kata dia.

Dia mengatakan sasaran vaksin bukan hanya nakes, tapi juga akan diprioritaskan untuk anggota TNI dan Polri, aparatur pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat usia 19 hingga 59 tahun. 

"Tapi pelaksanaan vaksinnya akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal dari pemerintah pusat dan provinsi. Pelaksanaannya juga disesuaikan dengan kuota vaksin yang diberikan," kata dia.

Umar berharap masyarakat tidak  termakan isu hoaks terkait dampak penggunaan vaksin Sinovac yang beredar di media sosial. Dia menyakini vaksin tersebut aman bagi tubuh dan bermanfaat untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas.

"Kita lihat saja, Pak Presiden dan sejumlah pejabat publik yang sudah divaksin mereka aman-aman saja. Artinya, vaksin ini aman bagi tubuh dan baik untuk kesehatan," pungkas dia,  

Berdasarkan data yang dihimpun, jenis barang dan jumlah vaksin  yang didistribusikan  Diskes Provinsi Lampung kepada Dinas Kesehatan Tubaba  adalah  Vaksin Covid-19 
Corona vac nomor batch/Lot 202011044  jumlah 2.120 Vial.

Serra  logistik pendukung
ADS 0,5 ml,  nomor batch/Lot 1908401 jumlah 2120 Pcs, Safety box nomor batch/Lot 1307C20 jumlah 50 Pcs dan alcohol swab nomor batch/Lot 200515 jumlah 2200 Pcs.

Penyerahan vaksin tersebut diterima langsung bupati Umar Ahmad dengan didampingi anggota Forkopimda setempat. Vaksin tersebut disimpan di gudang varmasi  milik pemkab setempat di Panaraganjaya. (Mer)

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar