bungker

Bungker Kelompok JI di Lampung Hanya di Rumah Upik Lawanga

( kata)
Bungker Kelompok JI di Lampung Hanya di Rumah Upik Lawanga
Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad. (dok)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Polda Lampung menyebut bungker pembuatan senjata kelompok Jamaah Islamiyah (JI) hanya ada satu, yakni di rumah Taufik Ulaga alias Upik Lawanga di Desa Sribawono, Way Seputih, Lampung Tengah.

Sedangkan di kediaman Zulkarnaen alias Arif Sunarno di Toto Harjo Probolinggo, Lampung Timur, tidak ditemukan adanya bungker, begitu pula di tempat kelompok JI lainnya yang ada di Lampung.

"Dua DPO itu (Taufiq dan Zulkarnaen) punya peran masing-masing. Zulkaranen panglima Askari, pendiri utama JI, kalau Taufiq spesialis buat senjata dan peledak high eksplosive," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad, Minggu, 20 Desember 2020.

Bungker ini sudah tak bisa digunakan dan disegel kepolisian. Apakah akan ditutup atau ditimbun, menurut Pandra hal tersebut kewenangan Mabes Polri. 

Taufiq masuk dalam DPO selama 14 tahun dan selalu berpindah-pindah serta memalsukan identitas diri saat tinggal di Lampung dengan nama Syafrudin yang dikenal "Udin Bebek". Sedangkan Zulkarnaen yang sempat pindah di 25 kota selama 18 tahun pelarian memilih minim berinteraksi dengan warga. 

"Jadi Zulkarnaen itu, kalau keluar sering pakai masker meski belum pandemi covid (kamuflase), dia juga kesehariannya rajin ibadah, tapi sudah selesai langsung pulang dan jarang interaksi," katanya.

Pandra berharap, masyarakat perangkat desa/kelurahan lebih aware terhadap pendatang atau orang yang mencurigakan, apalagi yang terindikasi kelompok radikal. "RT RW dan warga harus respon, dan lapor perangkat desa/lurah, bhabinkamtibmas dan babinsa jika menemukan hal demikian," paparnya. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar