#bumdes#bantuansembako#beritalamsel#bpnt

BUMDes Bakti Makmur Tak Dilibatkan dalam Penyaluran Bantuan Sembako

( kata)
BUMDes Bakti Makmur Tak Dilibatkan dalam Penyaluran Bantuan Sembako
Ilustrasi. Foto: Google Images


Kalianda (Lampost.co): Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bakti Makmur Desa Sukabakti, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, tidak pernah dilibatkan dalam penyaluran bantuan sembako atau pengganti bantuan pangan non tunai (BPNT).

Padahal, berdasarkan hasil kesepakatan rapat tim koordinator kabupaten disepakati bahwa BUMDes ditetapkan sebagai suplai tingkat desa. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, penyaluran bantuan sembako di Desa Sukabakti melalui melalui agen brilink yang dikabarkan milik salah satu Tikor Kecamatan Palas. Adapun komoditas yang disalurkan berupa beras 15 kg, telur 10 butir, dan kacang hijau 0,5 kg. 

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua BUMDes Bakti Makmur, Ardiansyah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat,17 April 2020. Dia mengaku BUMDes setempat belum pernah dilibatkan sebagai suplayer tingkat desa dalam penyaluran bantuan sembako. 

"Belum pernah dilibatkan sebagai suplayer. Padahal, semua BUMDes di Kecamatan Palas dilibatkan sebagai supplier tingkat desa untuk menambah Pendampatan desa," kata dia. 

Pendamping PKH Desa Sukabakti, Intrie membenarkan BUMDes setempat tidak dilibatkan. Selama ini, penyaluran bantuan sembako melalui agen brilink milik putra dari salah satu Tikor Kecamatan Palas. 

"Di Desa Sukabakti ngambil bantuan sembako di agen Brilink tempat Pak Dermawan. Tapi, agen Brilink atas nama anaknya. BUMDes belum pernah dilibatkan," kata dia. 

Sementara itu, Koordinator TKSK Lamsel, Sutrisno mengatakan berdasarkan hasil rapat tim koordinator kabupaten telah disepakati bahwa BUMDes dilibatkan sebagai suplayer tingkat desa. Hal ini dikarenakan supaya tertib dalam administrasi dan lainnya. 

"Seharusnya BUMDes dilibatkan. Tapi bukam selaku e-warung ya. Tapi, sebagai suplayer tingkat desa. Kalau berdasarkan Pedum memang sah-sah saja Agen Brilink menyalurkan. Namun, hasil kesepakatan tim koordinator Kabupaten supaya tertib ditetapkanlah BUMDes sebagai supplier tingkat desa," kata dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar