#bulog#stokberas#stokpangan#ekbis

Bulog Pastikan Stok Beras Aman 6 Bulan Kedepan

( kata)
Bulog Pastikan Stok Beras Aman 6 Bulan Kedepan
Ilustrasi. Foto: Dok/MI


Bandar Lampung (Lampost.co): Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Lampung terus lakukan penyerapan gabah petani untuk memenuhi kebutuhan dan menjaga stabilitas pangan masyarakat Provinsi Lampung. 

"Bulog masih terus lakukan penyerapan gabah petani di seluruh Provinsi Lampung untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan stok beras," ujar Humas Bulog Divreg Lampung Rafki Ismael, saat dihubungi Lampung Post, Jumat, 15 Mei 2020.

Ia menegaskan untuk stok gabah dan beras di Provinsi Lampung akan aman hingga enam bulan kedepan. "Untuk gabah dan beras stok kita cukup hingga enak bulan kedepan," tegasnya.

Ia mengatakan untuk sementara jumlah serapan gabah dari petani berkisar 5.000 ton dengan target di 2020 sebesar 85 ribu ton. "Untuk sementara waktu akumulasi dari seluruh Lampung kurang lebih berkisar 5.000 ton setara beras, sebab kami masih terus melakukan serapan gabah petani," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini petani gabah tetap melakukan panen sehingga penyerapan masih terus berlangsung. "Hingga saat ini kami terus menyerap gabah dari petani, sebab panen petani beragam ada yang sudah selesai panen dan ada daerah yang masih melakukan panen," kata dia.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp4.500 per kilogram untuk gabah kering panen (GKP) dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.

Serta harga gabah terendah mencapai Rp4.200 per kilogram pada GKP dengan varietas Muncul dan Ciherang terdapat di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan dan Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar