#hargapangan

Bulog Lampung Pastikan Stok Pangan Aman Sepanjang Ramadan hingga Lebaran

( kata)
Bulog Lampung Pastikan Stok Pangan Aman Sepanjang Ramadan hingga Lebaran
Perum Bulog Lampung saat mengadakan operasi pasar murah beberapa waktu lalu di Bandar Lampung. (Lampost.co/Triyadi Isworo)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Stok komoditi kebutuhan pangan sepanjang bulan ramadan dan idulfitri 1443H/2022 dipastikan aman. Masyarakat diminta untuk tidak khawatir dan panic buying memborong kebutuhan pokok.

Kepala Perum Bulog Wilayah Lampung, Etik Yulianti, mengatakan selama bulan ramadan ini stok pangan dipastikan aman. Menurutnya, Lampung memiliki stok kebutuhan pangan yang melimpah.

"Untuk stok beras ada 24.500 ton, minyak goreng 53.500 liter, dan gula pasir 200 ton," katanya di ruang kerja, Kantor Bulog Lampung, Bandar Lampung, Jumat, 1 April 2022.

Etik melanjutkan untuk kegiatan operasi pasar atau pasar murah dimaksudkan untuk menjaga stabilitas harga. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota.

"Untuk kegiatan tahunan, Bulog Lampung menyediakan paket ramadan berupa sembako yang isi paketnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat," ujar Etik.

Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Pastikan Stok Pangan Aman hingga Lebaran

Dia menjelaskan Bulog Lampung menjual berbagai paket komoditi sembako dengan varian harga yang berbeda. Seperti paket Rp125.000 berupa 1 kg gula pasir, 1 kg tepung terigu, 520 ml kecap manis, 900 ml minyak goreng dan 5 kg beras premium. Kemudian paket Rp87.000 berupa 1 kg gula pasir, 1 kg tepung terigu, 520 ml kecap manis, 900 ml minyak goreng dan 1 kg beras fortivit.

"Lalu paket Rp54.000 berupa 1 kg tepung terigu, 900 ml minyak goreng, dan 520 ml  kecap manis," katanya.

Selain itu, ada paket Rp150.000 berupa 1 kg daging sapi beku, 900 ml minyak goreng, dan 520 ml kecap manis. Kemudian, paket Rp87.000 berupa 1 kg gula pasir, 900 ml gula pasir dan 5 kg beras premium. Lalu paket Rp40.000 berupa 1 kg gula pasir, 1 kg tepung terigu, dan 1 kg beras fortivit. 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar