#bulanbahasa#kreasisiswa

Bulan Bahasa di SMAN 2 Pringsewu Tampilkan Kreasi Siswa

( kata)
Bulan Bahasa di SMAN 2 Pringsewu Tampilkan Kreasi Siswa
Sejumlah tokoh menandatangani deklarasi bebas sampah plastik di halaman SMAN 2 Pringsewu saat peringatan Bulan Bahasa, Rabu, 16 Oktober 2019. Lampost.co/Widodo

PRINGSEWU (Lampost.co) -- SMAN 2 Pringsewu menggelar berbagai kegiatan dalam memperingati Bulan Bahasa, Rabu, 16 Oktober 2019. Kegiatan diisi berbagai kreasi literasi siswa, seperti kerajinan, membuka 28 stan berupa makanan nonkolesterol, obat-obatan, dan pupuk penyubur tanah.

Selain itu juga digelar kegiatan yang berkaitan dengan kognitif, seperti lomba pidato bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Kemudian baca puisi, debat, kaligrafi, dan musikalisasi puisi.

Peringatan Bulan Bahasa di SMAN 2 Pringsewu dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Lampung, Sumardi; Kepala Kantor Bahasa Lampung Yanti Riswara; Sekretaris Dinas Pendidikan Pringsewu Rustian, dan sejumlah tokoh pendidikan.

Sumardi yang mewakili Kadis Pendidikan Lampung menyatakan kegiatan ini adalah bagian dari pembelajaran dari kontek kurikulum. Saat ini siswa tidak cukup dibekal akademik, tetapi harus diberi bekal-bekal lain agar bisa survife dalam hidup, ekstrakurikuler atau pengembangan diri.

Ke depan, jika siswa sudah dibekali berbagai macam, diharapkan siap melanjutkan kuliah atau siap dalam dunia kerja.

"Bulan ini adalah Bulan Bahasa, kita harus kembalikan bahasa Indonesia menjadikan bahasa resmi dan untuk menyatukan antarsuku, ras, dan sebagai simbol kebinekaan," ujarnya.

Bulan Bahasa juga diisi kampanye tanpa sampah plastik yang dicanangkan para guru dan siswa.

Sumardi menambahkan sampah plastik butuh puluhan tahun untuk bisa terurai dan Pemprov sudah mencanangkan bebas sampah plastik dan mulai dicetuskan di setiap SMA di Lampung.

"Semoga ini bukan hanya sekadar deklarasi dan seremonial saja tetapi betul-betul bisa dikembangkan di lingkungan sekolah dan warga,” ujarnya.

Widodo

Berita Terkait

Komentar