#lampung#bandarlampung#longsor

Bukit di Jalan Harimau Sering Longsor

( kata)
Bukit di Jalan Harimau Sering Longsor
Kondisi terkini bukit di Jalan Harimau, Sukamenanti, Bandar Lampung, usai longsor, Kamis, 31 Oktober 2019. Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bukit yang berada di Jalan harimau , Kelurahan Sukamenanti, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Rabu petang, 30 Oktober 2019, longsor. Kejadian seperti itu bukan yang pertama kali terjadi.

"Longsor kayak begini sudah bukan sekali ini sih tapi sudah berkali-kali. Warga sini juga kayak sudah biasa, mangkanya ada yang buat rumah dekat tebing," ujar Ketua RT 05 Lingkungan II, Kelurahan Sukamenanti, Sigit Purnomo, Kamis, 31 Oktober 2019.

Dia menjelaskan sesaat sebelum terjadi peristiwa itu kondisi gunung sudah memberikan tanda-tanda seperti suara gemuruh atau retakan pada dinding tebing. "Kemarin ya sekitar jam 4 sore lah kejadiannya, jadi warga sini sudah paham beberapa jam sebelum kejadian itu ada suara-suara. Kalau takut sih enggak karena sudah biasa. Rumah mereka pun jauh dari rumah warga," katanya.

Sigit menambahkan penyebab utama runtuhnya tebing gunung itu diakibatkan adanya aktivitas penambangan batu yang menjadi mata pencarian warga setempat. "Kerjanya kami memang seperti itu, emang sengaja digali dari bawah. Jadi yang atas tinggal runtuh sendiri," ujarnya.

Para penambang bekerja dari pagi hari hingga sore. Namun ketika gunung akan runtuh, para pekerja itu berhenti bekerja hingga benar-benar longsor.

"Itu dikerjakan dari pagi, berhubung gunung itu ngasih aba-aba mau runtuh, jadi ditinggal sama yang kerja," ujarnya.

Menurut dia, penambangan gunung tersebut sudah menjadi mata pencarian warga sekitar sejak lama. "Itu penggaliannya setiap hari, karena di sini warganya 90 persen mencari nafkah di gunung itu. Kadang saya sendiri juga ikut muat di situ," katanya.

Muharram Candra Lugina

Berita Terkait

Komentar