usahapertanian

Budidaya Anggur, Usaha Sampingan Menjanjikan

( kata)
Budidaya Anggur, Usaha Sampingan Menjanjikan
Lampost.co/Yudhi Hardiyanto


KOTABUMI (lampost.co) -- Sebatang tanaman anggur varietas ninel menghiasi beranda halaman rumah kediaman praktisi pertanian, Dedi Setiadi, di Desa Kali Bening, Kecamatan Abung Selatan. 

Bagi Dedi, tanaman yang merambat di tiang pancang para-para terbuat dari kawat tersebut, bukan hanya sebatas sebagai tanaman penghasil buah. Tapi, tanaman itu telah menambah estetika ruang kosong bila di padu dengan tanaman hias lainnya, Selasa 3 November 2020. 

"Sebelumnya, tujuan anggur yang saya tanam ini, lebih difungsikan sebagai tanaman penaung agar halaman kosong di beranda rumah tidak terlalu panas terpapar terik matahari dan sekarang, tanaman itu telah menghasilkan buah yang selain menambah cantik halaman, buah anggurnya dapat sewaktu-waktu di petik untuk saya  nikmati" tuturnya. 

Masa buah varietas ninel, dari tanam membutuhkan waktu  sekitar tujuh bulan dan dari calon buah sampai buah tersebut benar-benar masak yang ditandai dengan rasa manis yang melekat pada daging buah  membutuhkan waktu sekitar 85 hari. Untuk kesesuaian lahan maupun iklim, di Kabupaten Lampung Utara, telah memenuhi persyaratan untuk pengembangan  anggur varietas tersebut.

"Tanaman anggur varietas ninel yang berbuah ini, saya  tanam pada Maret 2020 lalu dan harga di kios buah berkisar Rp50 ribu/kg s/d Rp60 ribu/kg.  untuk produktifitas  hasil buah satu batang tanaman  bila di rawat secara optimal setahun berkisar 15 kg s/d 20 kg" tuturnya menambahkan.

Kepala Seksi (Kasi) Metode dan Informasi Penyuluh Pertanian, Dinas Pertanian (Distan), Kabupaten Lampung Utara, I Made Wirata, di ruang kerjanya, mengatakan budidaya anggur cocok dikembangkan di lahan-lahan terbatas seperti pekarangan rumah khususnya di lingkup wilayah perkotaan. 

"Walau tanaman anggur belum dibudidayakan secara luas, tapi tanaman tersebut dimungkinkan dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat yang mau membudidayakannya secara intensif," kata dia lirih. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar