#baktisosial

BTN Bandar Lampung Sunat Massal 110 Anak

( kata)
BTN Bandar Lampung Sunat Massal 110 Anak
BTN Kantor Cabang Bandar Lampung melalui Bazis BTN dan IIKPA BTN KC Bandar Lampung menggelar sunatan massal kepada 110 anak. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- BTN Kantor Cabang Bandar Lampung melalui Bazis BTN dan IIKPA BTN KC Bandar Lampung menggelar sunatan massal kepada 110 anak.

Kegiatan sosial yang dihelat bersama Lions Club dan Kodim 0410 itu dalam rangka memperingati hari anak nasional yang digelar di Bank BTN KC Bandar Lampung, Sabtu, 2 Juli 2022.

Branch Manager Bank BTN KC Bandar Lampung, Bryan Andria Wijaya, menjelaskan kegiatan tersebut cukup mendapatkan antusiasme dari masyarakat. Hal itu ditunjukkan dengan diikutinya 110 anak dari target 75 anak.  

Dengan ramainya peserta khitanan massal itu, pelaksanaannya pun harus dibagi hingga tiga sesi guna menghindari kerumunan.

"Sunatan massal ini sebagai ibadah dan silaturahmi serta sumbangsih kepedulian terhadap masyarakat," kata Bryan.

Dengan berkhitan juga anak-anak diajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan tubuh khususnya kelamin. "Khitan ini juga sebagai salah satu kesucian dalam fitrah," ujarnya. 

Presiden Lions Club Bandar Lampung, Dewi Hasanah, mengatakan sunatan massal menjadi salah satu kegiatan dari organisasinya. Selain itu, pihaknya juga secara rutin menggelar bakti sosial, senam bersama, dan penyuluhan kesehatan. "Kami juga menyantuni anak-anak penyandang kanker," ujar dia. 

Sementara itu, Dandim 0410/Bandar Lampung, Kolonel Inf Faisol Ijuddin, mengatakan khitanan massal sebagai upaya membantu masyarakat. Namun, selain itu masih banyak agenda lain yang bisa dikerjakan bersama untuk kesejahteraan masyarakat dan secara rutin. 

"Beberapa hari lalu ada banyak masyarakat yang kekurangan air bersih. Untuk itu kami bantu mencukupi air bersih bagi 40 KK. Artinya, Kalau turun ke bawah ternyata memang masih banyak masalah-masalah mendasar yang dirasakan masyarakat. Untuk itu kita harus sering-sering terjun ke masyarakat untuk membantu kesulitan masyarakat," kata dia.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar