#bps#bakauheni

BPS Lampung: Angkutan Laut Lebih Diminati Selama Agustus 2021

( kata)
BPS Lampung: Angkutan Laut Lebih Diminati Selama Agustus 2021
BPS Lampung menyampaikan perkembangan transportasi di Provinsi Lampung, Jumat, 1 Oktober 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut perkembangan sektor transportasi di Provinsi Lampung masih fluktuatif. Moda transportasi laut menjadi angkutan yang mengalami peningkatan ketimbang jasa penumpang lainnya.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Lampung, Riduan mengatakan, jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Kereta Api Tanjungkarang pada Agustus 2021 sebanyak 4.268 orang alias turun sebesar 50,93% jika dibandingkan Juli 2021 sebanyak 8.697 orang. 

"Kapal feri merupakan moda angkutan terbesar yang digunakan penumpang sebesar 55,60 persen pada Agustus 2021," katanya, Jumat, 1 Oktober 2021.

Baca: BPS Lampung Sebut Perempuan Lebih Taat Prokes

 

Jumlah penumpang kapal yang berangkat melalui Pelabuhan Bakauheni pada Agustus 2021 tercatat sebanyak 10.478 orang atau naik sebesar 40,80% jika dibandingkan Juli 2021 sebanyak 7.442 orang.

Kemudian barang yang dimuat melalui Pelabuhan Panjang pada Agustus 2021 tercatat sebanyak 2.148.089 ton, naik sebesar 33,44% dibandingkan Juli 2021 sebesar 1.609.795 ton. Untuk barang yang dibongkar pada Agustus 2021 sebanyak 701.756 ton, turun sebesar 43,24% dibandingkan Juli 2021 sebanyak 1.236.310 ton.

Penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Radin Inten II pada Agustus 2021 sebanyak 4.100 orang, turun sebesar 15,39% jika dibandingkan.Juli 2021 sebanyak 4.846 orang. Penumpang pesawat udara yang datang di Bandara Raden Inten II pada Agustus 2021 sebanyak 4.746 orang, turun sebesar 17,70% dibandingkan dengan Juli 2021 sebanyak 5.767 orang.

Sebelumnya, Kepala Stasiun Tanjungkarang, Johong Andono mengatakan, PT KAI melalui tiga langkah strategisnya, yakni adaptif, solutif, dan kolaboratif telah melakukan sejumlah adaptasi di masa pandemi. Kesehatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas.

"Sejak covid-19 terjadi pada awal 2020 penumpang KA turun mencapai 90 persen dengan keterisian tempat duduk penumpang dalam sehari rata-ratahanya empat persen. Sehingga hanya mengoperasikan tiga kereta api, yakni kereta Kuala Stabas, Tanjungkarang-Baturaja, Tanjungkarang-kertapati-Rajabasa," katanya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar