#bpom#sidak

BPOM Tuba Temukan 124 Makanan Tidak Layak Edar

( kata)
BPOM Tuba Temukan 124 Makanan Tidak Layak Edar
Seorang petugas BPOM Tulangbawang saat memeriksa barang di salah satu supermarket. Lampost.co/Ferdi Irwanda

Menggala (Lampost.co) -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tulangbawang menemukan 124 jenis makananan tidak layak konsumsi beredar di pasaran. Temuan tersebut merupakan hasil dari inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah minimarket dan toko.

Kepala Loka POM Tulangbawang Tuti Nurhayati menjelaskan seratusan produk makanan yang tidak layak dikonsumsi tersebut ditemukan saat pihaknya menggelar sidak ke delapan minimarket dan delapan toko atau warung yang ada di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur. Sidak dilaksanakan BPOM bersama Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperindag, dan aparat Kepolisian Resor Tulangbawang.

"Dari hasil sidak itu ditemukan sekitar 124 pacs pangan tidak layak konsumsi, antara lain pangan rusak, kedaluwarsa, dan pangan dengan label tidak lengkap. Selain itu, masih ditemukan obat keras," kata Tuti seusai menggelar sidak, Kamis, 26 Desember 2019.

Tuti mengaku makanan yang tidak layak dikonsumsi langsung dilakukan penarikan dari peredaran. "Salah satu makanan yang tidak layak konsumsi karena kemasan rusak atau penyok yakni makanan kaleng, seperti susu dan ikan kalengan. Produk tersebut langsung kami amankan untuk tidak diedarkan," kata dia.

Menurut Tuti, sidak bertujuan mencegah beredarnya produk obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat untuk dikonsumsi masyarakat. Dia mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam membeli makanan dan melakukan pengecekan.

"Kami mengimbau agar masyarakat lebih cermat memilih produk untuk dikonsumsi dengan selalu mengingat Cekklik. Cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek kedaluwarsa," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar