#lampung#humaniora#bpom

BPOM Gandeng Pramuka Cegah Penyebaran Makanan Ilegal

( kata)
BPOM Gandeng Pramuka Cegah Penyebaran Makanan Ilegal
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lampung menggelar focus discussion group (FGD) di Hotel Emersia, Kamis, 5 Desember 2019. Lampost.co/Umar Robani

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lampung menggandeng Pramuka untuk melakukan pencegahan penyebaran obat dan makanan ilegal. Hal itu sudah dilakukan di dua kabupaten di Lampung.

Hal itu disampaikan Triyono Humas BPOM Lampung pada focus discussion group (FGD) di Hotel Emersia, Kamis, 5 Desember 2019. Dia menjelaskan tim Pramuka berfungsi melakukan sosialisasi ke masyarakat.

"Sebelumnya di metro dan Way Kanan, Sabtu besok, 7 Desember 2019, kami launching di Pringsewu. Jadi total sudah ada tiga," kata Tri.

Dia menambahkan pihaknya kini tengah menyasar ke kalangan milenial untuk target sosialisasi. Hal itu karena banyak obat dan makanan ilegal dijual secara online. Sedangkan, pasar online banyak konsumen dari kalangan milenial.

Tujuannya, kata Tri, agar masyarakat tahu dan hati-hati saat membeli obat atau makanan. Izin dagang atau kesehatan perlu diperhatikan sehingga tidak menimbulkan kerugian di kemudian hari.

"Banyak anak muda yang membeli obat kecantikan atau kosmetik secara online, namun menimbulkan efek samping yang buruk," katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyasar pelaku UKM agar taat pada peraturan. Bahkan, sosialisasi juga dilakukan di retail-retail makanan. Hal itu agar penjual tetap memperhatikan barang agar tetap baik.

"Barang yang baik bukan hanya yang legal, tapi juga yang terjamin mutunya," ujarnya.

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar