#pasaraman#bpom#beritapringsewu

BPOM Bentuk Tim Terpadu Program Pasar Aman di Pringsewu

( kata)
BPOM Bentuk Tim Terpadu Program Pasar Aman di Pringsewu
Wabup Pringsewu Fauzi (tengah) menghadiri kegiatan pembentukan tim terpadu daerah soal pasar aman dari bahan berbahaya, di Hotel Urban, Kamis (21/3/2019). Lampost.co/Widodo

PRINGSEWU (Lampost.co) -- Pemkab Pringsewu bekerja sama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandar Lampung, menggelar advokasi pembentukan tim terpadu daerah dan replikasi program pasar aman dari bahan berbahaya, di Hotel Urban, Pringsewu, Kamis (21/3/19).

Kegiatan yang di buka Wakil Bupati Fauzi, di hadiri Kepala Balai BPOM Syamsuliani, para kepala OPD, sejumlah pengurus dan paguyuban pasar di Pringsewu. Dalam arahanya Wabup Fauzi menyampaikan terimakasih atas ditunjuknya Pringsewu menjadi tempat pembentukan tim terpadu tersebut.

"Pringsewu ketempatan saja senang, karena tentu akan berdampak positif terhadap pasar aman," ungkapnya.

Wabup Fauzi meminta jika memungkikan, Bappeda Pringsewu bisa menganggarkan untuk membeli mobil laboratorium, agar bisa menunjang dan mendukung program pasar sehat.

Fauzi juga berharap dengan terbentuknya satgas bisa bekerja secara maksimal. Menurutnya tujuan akhir pembangunan adalah mensejahterakan masyarakat. Dan untuk menuju sejahtera tentu harus tercukupinya pangan yang sehat dan aman.

Kepala Balai BPOM Bandar Lampung Syamsuliani, menyatakan program ini merupakan program kemeterian dan Balai BPOM karena banyaknya keluhan masyarakat terkait banyaknya laporan adanya makanan tak sehat.

Dia mencontohkan Balai BPOM pernah menemukan makanan tak sehat di Pasar Gadingrejo berupa borak seberat 47,5 kg dan sudah di amankan. Tetapi saat ini Pasar Gadingrejo menjadi pasar percontohan untuk pasar aman di Pringsewu, karena sudah dilakukan pengawasan terus menerus guna menjamin pasar aman.

Widodo



Berita Terkait



Komentar