#pemkotbandarlampung#beritalampung

BPKN Dorong Pemkot Penuhi Hak Warga Disabilitas

( kata)
BPKN Dorong Pemkot Penuhi Hak Warga Disabilitas
Jajaran BKPN RI saat audiensi ke Pemkot Bandar Lampung, Jumat, 21 Mei 2021. Dok Humas


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN RI), mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung lebih menyediakan fasilitas yang berkaitan dengan warga disabilitas.  

Wakil Ketua Komisi Penelitian dan Pengembangan BPKN, Anna Maria Tri Anggraini, mengatakan Bandar Lampung sudah menyediakan, mengusahakan dan mengupayakan fasilitas di bidang transportasi. Namun, diakui terdapat beberapa regulasi yang tidak sinkron antara Pemerintah Pusat dan daerah.  

"Jadi dalam hal ini yang diperlukan adalah sinergitas antara pusat dan daerah baik tingkat satu dan dua. Mudah-mudahan ke depan kami mendorong pusat dan daerah untuk pelaksanaan aksesibilitas bagi kaum disabilitas," ujar Anna usai diskusi bersama jajaran Pemkot di ruang rapat Wali Kota, Jumat, 21 Mei 2021. 

Kepala Dinas Perhubungan Bandar Lampung, Ahmad Husna, menjelaskan hingga kini Pemkot berupaya menyediakan fasilitas pendukung kepada warga terutama penyandang disabilitas.  

"Di bidang transportasi Pemkot menyediakan 30 bus rapid transit (BRT). Seluruh bis itu diwajibkan untuk ada ruang khusus disabilitas dan memiliki kursi untuk disabilitas," ujar Husna. 

Selain itu, pada 32 halte bus yang tersedia juga disediakan untuk mempermudah mobilisasi warga disabilitas ketika hendak naik ke dalam bus. Meski demikian, pihaknya menyatakan halte belum memadai untuk pengguna kursi roda. 

"Kami sudah mengajarkan seluruh kondektur untuk dapat memberikan pesan verbal atau mengarahkan dengan gerakan tempat penumpang disabilitas," katanya. 

Untuk kekurangannya, fasilitas di halte tangga belum sebidang dengan bus (landai). Hal itu akan disampaikan ke pihak ketiga selaku penanggung jawab halte. "Saat ini yang menggunakan kursi roda masih diangkat kondektur," ujarnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar