#PESAWARAN#LAMPUNG

BPKAD Pesawaran Benarkan Realisasi Belanja Daerah di Bawah 50 Persen

( kata)
BPKAD Pesawaran Benarkan Realisasi Belanja Daerah di Bawah 50 Persen
Ilustrasi


Pesawaran (Lampost.co) -- Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pesawaran, membenarkan data yang dikeluarkan Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI terkait dengan realisasi belanja daerah per 15 September 2022.

Kepala BPKAD Pesawaran Yosarizal mengatakan, sampai saat ini masih ada beberapa kegiatan maupun Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum disetorkan kepada BPKAD.

"Sebenarnya sih sudah hampir menginjak angka 50%, namun karena kami ini sifatnya hanya menunggu laporan SPJ yang diberikan dari masing-masing OPD kepada kami, baru nanti akan kami input didalam data kami," ujarnya, Senin 19 September 2022.

Dirinya mengatakan, masih ada beberapa OPD yang belum menyetorkan SPJ, sehingga masih ada beberapa yang belum dilakukan rekapan oleh pihaknya. "SPJ kegiatan kan ada yang diawal bulan agustus ataupun diakhir bulan, sehingga mereka belum mengirimkan ke kami, namun kami sudah meminta kepada masing-masing OPD agar segera melaporkan ke kami, sehingga bisa kami input," ujar dia.

Dirinya mengatakan, terkait permasalah lambannya penyerapan realisasi belanja daerah, pihaknya tidak mengetahui, karena hal itu menjadi kebijakan dari masing-masing OPD.

"Kami kan hanya mencatat saja dalam aplikasi, kalau terkait permasalahannya yang bisa menjawab ya di masing-masing OPD nya, apa yang menjadi permasalahan dan kendala yang dihadapi sehingga baru sekian persen yang terserap," kata dia.

Untuk diketahui, berdasarkan data Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu pertanggal 15 September realisasi belanja daerah tujuh kabupaten di Lampung masih di bawah 50%, di antaranya Kabupaten Pesawaran 1.457,59 M 43.54%.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar