#guruhonor#tenagapendidik#beritalampung#jaminansosial#bpjsketenagakerjaan

BPJSTK Bandar Lampung Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja Bagi Guru Honor

( kata)
BPJSTK Bandar Lampung Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja Bagi Guru Honor
Sosialisasi jaminan sosial tenaga kerja bagi guru honorer di SDN 2 Gedongair, Bandar Lampung. Foto: Dok/BPJSTK


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung menggelar sosialisasi program jaminan sosial bagi tenaga kerja kepada para guru honorer sekolah negeri di wilayah Bandar Lampung. Sosialisasi yang bekerja sama dengan Forum Tenaga Honor Sekolah Negeri Indonesia ini digelar di SDN  Gedongair, Bandar Lampung, Kamis (2/5/2019).

Kepala Bidang Pemasaran BPJSTK Bandar Lampung Aziz Muslim mewakili Kepala Cabang BPJSTK Bandar Lampung Heri Subroto mengatakan para tenaga guru honorer harus mendapatkan perlindungan sosial tenaga kerja. Mengingat, tugas yang diemban mereka menjadi tenaga pendidik bagi penerus bangsa sangatlah tidak mudah.

"Sudah dipastikan mereka juga setiap hari dari berangkat hingga pulang mengajar pasti mengendarai kendaraan. Nah, ini yang sangat rentan jika terjadi apa-apa kepada mereka (guru honorer) di jalan," ujar Aziz.

Menurut Aziz, para tenaga guru honorer baik dari tingkat PAUD, SD, hingga SMP bila menjadi peserta BPJSTK, maka dari berangkat hingga kembali lagi ke rumah usai mengajar di sekolah BPJSTK akan memberikan perlindungan bagi mereka. Diantaranya melalui program jaminan kecelakaan kerja (JKK), peserta akan mendapatkan biaya pengobatan dan perawatan selama di rumah sakit hingga sembuh total tanpa ada batasan biaya. Kemudian jaminan kematian (JKM), jika guru honorer mendapat musibah dan mengalami kematian, maka ahli waris akan mendapatkan santuan dari BPJSTK.

Aziz menerangkan di wilayah Bandar Lampung terdapat 834 sekolah negeri tingkat PAUD, SD, dan SMP dari 20 kecamatan dengan jumlah guru honorer sebanyak 7.433 orang. "Ribuan guru honorer di Bandar Lampung ini patut mendapatkan jaminan sosial tenaga kerja demi kesejahteraan mereka," pungkas dia.

 

Rilis






Berita Terkait



Komentar