#PELAYANAN#BPJS
Dirut BPJS Kesehatan Janjikan Peningkatan Pelayanan

BPJS Kesehatan

( kata)
BPJS Kesehatan
Kunjungan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris, di RS Islam Aisyiyah Malang, Jumat, 8 November 2019. Daviq Umar Al Faruq

MALANG (Lampost.co) :Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris, mengaku bakal meningkatkan kualitas pelayanan setelah pemerintah resmi menaikkan iuran BPJS Kesehatan mulai 1 Januari 2020.

"Pasti meningkat. Karena cash in rumah sakit lebih teratur, pekerja lebih tenang. Kami akan memastikan pelayanan harus lebih baik," kata Fahmi di Malang, Jawa Timur, Jumat, 8 November 2019.

Fahmi juga menyarankan agar peserta BPJS Kesehatan memanfaatkan sistem rujukan online. Hal itu untuk menyikapi layanan antrean yang dinilai terlalu panjang,

"Sistem rujukan online bisa dilihat, dengan sistem itu pasien tahu jam berapa ia harus datang ke rumah sakit. Jika dikatakan antrean panjang, itu hal yang simple, karena orang datang di jam yang bersamaan," jelas Fahmi.

Sementara terkait penolakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan kelas IIII oleh DPR, Fahmi mengatakan dalam penolakan tersebut DPR mensyaratkan hingga cleansing data terpenuhi.

"Kami BPJS kesehatan sudah melapor kemarin dalam rapat terakhir bahwa cleansing data sudah selesai. Tinggal finalisasi nanti di rapat tingkat menteri. Dalam dokumen tersebut juga disebutkan atau cara lain untuk mengatasi itu," ungkap Fahmi.

Cara lain ketimbang menaikkan iuran BPJS Kesehatan yang dimaksud Fahmi adalah iuran tetap namun dibantu dengan subsidi. Namun itu harus diputuskan di rapat tingkat menteri.

"Di bawah koordinasi Menko PMK. Nanti tunggu lah hasil rapat koordinasinya," pungkas Fahmi.

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar