#BPJSKesehatan#Damar#Kesehatan#Humaniora

BPJS Kes Pertanyakan Data Hasil Penelitian Damar

( kata)
BPJS Kes Pertanyakan Data Hasil Penelitian Damar
Ilustrasi BPJS Kesehatan. (FOTO: ANTARA/Kornelis)

BANDAR LAMPUNG (lampost.co)-- Lembaga Advoksi Perempuan Damar melakukan penelitian terhadap pelaksanaan jaminan kesehatan nasional. Hasil penelitian tersebut mengatakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan gagal melakukan sosialisasi.

Tekait hal tersebut Ahmad Fakhriza Direktur BPJS Kesehatan Lampung mempertanyakan kembali data hasil penelitian itu. Ia mengaku telah melakukan sosialisasi secara maksimal. Bahkan sosialisasi dilakukan secara langsung dan tidak langsung.

"Kita sudah melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat terkait pentingnya menjadi peserta BPJS," ujarnya saat dihubungi lampost co, Jumat, 20 September 2019.

Selain kemasyarakat pihaknya juga telah melibatkan lembaga yang melakukan kerjasama dengan BPJS. Sosialisasi dilakukan bersama dinas kesehatan juga melalui rumah sakit dan puskesmas.

"Pada bank yang menjalin kerjasama pun telah disebar brosur untuk menguatkan sosialisasi," kata dia.

Meski begitu ia mengaku menerima hasil penelitian dari lembaga advokasi perempuan tersebut. Namun, ia harap bisa mengetahui lebih detail prihal cakupan masyarakat yang dijadikan sampel penelitian.

Hasil penelitian Damar Lampung itu menyebut banyak masyarakat yang belum sadar pentingnya menjadi peserta jaminan kesehatan. Selain itu, kesadaran untuk membayar iuran pun masih rendah. Hasil penelitian itu dipublikasikan pada Kamis, 19 September 2019 di Hotel Emersia Bandar Lampung.

Umar Robani*



Berita Terkait



Komentar