#beritalampung#beritabandarlampung

BPJamsostek Sosialisasikan Program Jaminan Sosial ke Tenaga Pendidik dan Kependidikan Non-ASN di Metro

( kata)
BPJamsostek Sosialisasikan Program Jaminan Sosial ke Tenaga Pendidik dan Kependidikan Non-ASN di Metro
Sosialisasi program jaminan sosial kepada tenaga pendidik dan kependidikan non-ASN di Kota Metro. Dok/BPJamsostek


Metro (Lampost.co): BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Kota Metro menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro melakukan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada tenaga pendidik dan kepedidikan non-ASN dari wilayah setempat, di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Metro, selama dua hari (16-17 November 2021).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Metro Gustanto Achmad mengatakan peserta berasal dari seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan tenaga pendukung non-ASN di Kota Metro yang terdata pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, dengan jumlah 219 sekolah yang terdiri dari jenjang pendidikan kelompok bermain (KB) dan PAUD sebanyak 60 Sekolah, taman Kanak-kanak (TK) sebanyak 68 sekolah, sekolah dasar (SD) sebanyak 63 sekolah, dan sekolah menengah pertama (SMP) sebanyak 28 Sekolah.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan sosialialisasi program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan. dan tenaga pendukung non-ASN di Kota Metro dari total 219 sekolah, dimana kegiatan dihadiri oleh kepala sekolah atau tenaga pendidik yang mewakili masing-masing sekolah," kata Gustanto.

Dilain tempat, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung, Darwati, mengatakan bahwa semua tenaga kerja penting memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan, yaitu dengan menjadi peserta BPJamsostek. "Dengan mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan. Kita akan bekerja secara nyaman karena jika mengalami kecelakaan saat berangkat kerja atau saat melakukan pekerjaan, kita akan tercover program jaminan sosial yang memberikan manfaat lebih," kata Darwati.

Darwati mengatakan jika pekerja yang menjadi peserta BPJamsostek mengalami kecelakaan kerja, maka akan dicover program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dengan manfaat perawatan hingga sembuh dengan biaya tanpa batas atau unlimited. Sementara itu, jika mengalami kematian maka akan mendapatkan santunan kematian hingga beasiswa sekolah untuk anak yang ditinggalkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Suwandi menyabut baik adanya program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJamsostek. Menurutnya dengan perlingdungan jaminan sosial, para tenaga pendidik dan kependidikan akan bekerja dengan nyaman dan semangat.
 

Winarko







Berita Terkait



Komentar