#beritalampung#bandarlampung

BPJamsostek Jalin Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha dengan Kejaksaan Se-Lampung

( kata)
BPJamsostek Jalin Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha dengan Kejaksaan Se-Lampung
Rapat koordinasi dan penandatanganan PKS antara BPJamsostek dengan Kejaksaan se-Lampung. Lampost.co/Adi Sunaryo


Bandar Lampung (Lampost.co): BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Wilayah Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) melaksanakan rapat koordinasi dan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara dengan dengan Kejaksaan Tinggi beserta Kejaksaan Negeri se-wilayah Lampung di Hotel Novotel, Selasa, 30 Agustus 2022.

Acara tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nanang Sigit Yulianto, Kepala Kejaksaan Negeri se-Lampung, Asdatun Tata Usaha Negara Kejati dan Kejari se-Lampung. Selanjutnya dari pihak BPJamsostek dihadiri Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel Eko Purnomo, Kepala BPJamsostek Bandar Lampung Sulistijo Nisita Wirjawan, dan Kepala BPJamsostek Lampung Tengah Adi Hendarto.

Eko Purnomo dalam sambutannya mengatakan kerja sama yang dijalin dengan pihak Kejaksaan sebagai upaya efektivitas BPJamsostek untuk meningkatkan sinergisitas, selain sebagai kepanjangan tangan Jaksa Agung dan BPJamsostek pusat di daerah.

Dia mengatakan secara umum kerja sama yang dilakukan yakni pemberian bantuan hukum terutama terkait kepatuhan kepesertaan perusahaan-perusahaan. Dalam kerja sama tersebut Kejaksaan juga sebagai ranah pertimbangan hukum dan tindakan hukum dalam rangka pemulihan keuangan negara.

"Kolaborasikan BPJamsostek dengan para kepala Kejari se-Lampung ini juga untuk program kerja dan juga program pemerintah," kata Eko.

Kajati Lampung Nanang Sigit Yulianto mengatakan kerja sama tersebut merupakan perpanjangan kerja sama pada tahun sebelumnya di 2021 yang sudah berjalan. "Dengan MoU, ini saya minta semua kejaksaan bekerja keras bisa menyelesaikan target permasalahan. Di lapangan masih banyak perusahaan bandel yang belum menjadi peserta atau tenaga kerjanya belum didaftarkan," kata Nanang.

"Seluruh Kejari dan para datun untuk mencari terobosan menembus perusahaan-perusahaan bandel agar menjadi peserta BPJamsostek. Mau tidak mau kita (Kejaksaan) untuk ikut menyelesaikan itu," katanya.

Dia juga berharap kepada BPJamsostek untuk tidak segan berkoordinasi dan memberikan masukan untuk bisa lebih baik lagi.

Sementara itu, Kepala BPJamsostek Bandar Lampung Sulistijo Nisita Wirjawan berharap dari kerja sama yang dijalin dengan Kejaksaan tersebut dapat memberikan kemudahan pihak BPJamsostek dalam upaya menyukseskan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Lampung.

"Kami (BPJamsostek) berterima kasih atas kerja sama dan sinergisitas yang sudah terjalin selama ini (dengan Kejaksaan). Saya harap kerja sama ini bisa mewujudkan perusahaan-perusahaan tertib kepesertaan. Dan muaranya adalah dapat mensejahterakan tenaga kerja yang ada di Lampung," kata Sulistijo.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar