#beritalampung#bandarlampung

BPJamsostek Bersama Zulkifli Hasan Sosialisasikan Program Jaminan Sosial ke Warga Sidowaluyo

( kata)
BPJamsostek Bersama Zulkifli Hasan Sosialisasikan Program Jaminan Sosial ke Warga Sidowaluyo
Foto: Dok/BPJamsostek


Kalianda (Lampost.co): BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) bersama Anggota DPR RI Komisi IX Zulkifli Hasan kembali melakukan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Pada kunjungan kali ini, Kamis, 14 April 2022, Zulkifli Hasan didampingi Kepala BPJamsostek Bandar Lampung yang diwakili Kabid Kepesertaan Faisal Yamani dan Kepala Kantor Cabang Pratama Lampung Selatan Kalianda R Rully Maulana melakukan silaturahmi dengan warga di Sidowaluyo, Lampung Selatan.

Kegiatan ini dalam rangka mendukung dan mensosialisasikan program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat baik bagi pekerja formal maupun informal. Kegiatan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut juga dihadiri Agus Sartono selaku Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan dan tokoh masyarakat di Sidowaluyo.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini, mengingat pada umumnya masyarakat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan banyak yang berprofesi sebagai petani, pekebun, pedagang, buruh harian lepas, dan lain-lain.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lampung Selatan R Rully Maulana menyampaikan terima kasih atas dukungan yang dilakukan oleh Anggota DPR RI Komisi IX Zulkifli Hasan, selain sebagai anggota komisi yang membidangi kesejahteraan tenaga kerja, juga sebagai putra asli daerah Lampung yang berharap agar masyarakatnya dapat terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Di tempat yang berbeda, Kepala BPJamsostek Bandar Lampung Darwati saat dikonfirmasi menjelaskan dengan menjadi peserta BPJamsostek para pekerja baik formal maupun informal akan mendapatkan perlindungan jaminan sosial berupa perlindungan jaminan kecelakaan kerja (JKK) jika mengalami kecelakaan dengan biaya perawatan di rumah sakit tanpa batasan. Selanjutnya, jika peserta meninggal dalam kecelakaan bekerja maka ahli waris akan mendapatkan santunan kematian atau jaminan kematian (JKM) serta beasiswa sekolah untuk anak.

Winarko







Berita Terkait



Komentar