#beritalampung#beritabandarlampung

BPJamsostek Bandar Lampung Serahkan Santunan Kematian ke Dua Ahli Waris Anggota Tagana Lampung

( kata)
BPJamsostek Bandar Lampung Serahkan Santunan Kematian ke Dua Ahli Waris Anggota Tagana Lampung
Penyerahan santunan kematian kepada ahli waris dua anggota Tagana Lampung di kantor Dinas Sosial Provinsi Lampung. Dok/BPJamsostek


Bandar Lampung (Lampost.co): BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Bandar Lampung memberikan santunan program jaminan kematian (JKM) secara simbolis kepada ahli waris dua orang anggota Tagana Lampung atas nama Rio Rizki (almarhum) dari Tagana Lampung Selatan dan Mia Indarsari (almarhumah) Tagana Kota Bandar Lampung pada Senin, 31 Januari 2022.

Penyerahan santunan kematian tersebut dilakukan langsung oleh Pps Kepala Kantor Cabang Bandar Lampung melalui Kepala Bidang Kepesertaan Bambang Purwadjatmika dan disambut langsung oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi yang didampingi Sekretaris Wiwied Priyanto dan Korwil Tagana Lampung Imam Setiawan.

Pps Kepala Kantor Cabang Bandar Lampung melalui Kepala Bidang Kepesertaan Bambang Purwadjatmika mengatakan pihaknya memberikan jaminan santunan kematian kepada anggota BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal yaitu anggota Tagana Provinsi Lampung. Hal ini juga berkat kepedulian dari Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial Provinsi Provinsi Lampung dimana seluruh anggota Tagana diikutsertakan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam program Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Bambang juga menjelaskan bahwa santunan kematian karena sakit ini didapatkan sebesar Rp42 juta dimana sebelumnya hanya sebesar Rp24 juta. “Kami berharap kepesertaan program BPJS Ketenagkerjaan ini tidak hanya di lingkungan di Dinas Sosial saja, akan tetapi juga para pekerja non-ASN di dinas-dinas lainnya seperti untuk pekerja outsourching karena iurannya pun cukup murah hanya Rp16.800 per bulannya,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi mengatakan inilah (mendapat santunan) pentingnya anggota kita didaftrakan sebagai peserta di BPJS Ketenagakerjaan, sehingga keluarganya terjamin dalam melanjutkan kehidupan berikutnya setelah ditinggal oleh kepala keluarga yang bertanggung jawab memberi nafkah keluarganya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar