#agenmandiri#bpjamsostek#ekbis

BPJamsostek Bandar Lampung Jaring Agen Bank Mandiri Jadi Peserta

( kata)
BPJamsostek Bandar Lampung Jaring Agen Bank Mandiri Jadi Peserta
Sosialisasi program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan bersama Bank Mandiri. Foto: Dok

Metro (Lampost.co): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menjaring agen Bank Mandiri untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam acara gathering agen yang digelar Bank Mandiri, Kamis, 9 Januari 2020 di Metro itu, BPJamsostek memberikan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan mulai dari jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), jaminan hari tua (JHT), dan jaminan pensiun (JP) kepada 21 agen Bank Mandiri wilayah .

Sosialisasi dan edukasi manfaat program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan bersama Bank Mandiri ini dilakukan guna meningkatkan akuisisi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui agen laku pandai Bank Mandiri. BPJamsostek memberikan manfaat kepada tenaga kerja atas resiko yang dialami.

Kepala Pemasaran BPJamsostek Bandar Lampung Aziz Muslim mengatakan sosialisasi program jaminan sosial kepada agen Bank Mandiri tersebut merupakan kegiatan kedua, sebelumnya dilakukan di Bandar Lampung.

"Dalam kegiatan itu, kami juga menyerahkan sertifikat kepesertaan kepada 21 agen Bank Mandiri yang sudah menjadi peserta kami," kata dia, saat dihubungi, Jumat, 10 Januari 2020.

Menurutnya, agen Bank Mandiri memiliki skala usaha yang berbeda-beda, mulai dari besar menengah hingga kecil. "Sebagian besar merupakan usaha dengan skala menengah kecil, sehingga jumlah program jaminan sosial yang diikuti tergantung dari skala usahany," kata dia.

Untuk usaha kecil, minimal dua program jaminan sosial yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian harus diikuti. Pada jaminan kecelakaan kerja, setiap peserta akan memperoleh manfaat berupa pengobatan dan perawatan sampai sembuh sesuai indikasi medis pada fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dengan biaya tak terbatas, santunan dan Program Return To Work.

Jika terjadi risiko meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, maka ahli waris pekerja berhak menerima santunan yang besarnya setara dengan 48 kali upah dan beasiswa bagi anak yang masih sekolah hingga perguruan tinggi.

 

 

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar