#bpjamsotek#sensuspenduduk

BPJamsostek Bandar Lampung-BPS Lampung Rapat Sinergitas Pemberian Jaminan Sosial ke Petugas Sensus

( kata)
BPJamsostek Bandar Lampung-BPS Lampung Rapat Sinergitas Pemberian Jaminan Sosial ke Petugas Sensus
Rapat sinergitas BPJamsostek bersama BPS Lampung. Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Bandar Lampung bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melakukan rapat sinergitas dan sosialisasi terkait Pelaksanaan Program Perlindungan Bagi Petugas Sensus Penduduk Tahun 2020 di Golden Tulip, Bandar Lampung, Kamis, 6 Februari 2020.

Pada rapat sinergisitas tersebut BPJamsostek Cabang Bandar Lampung mengharapkan pelaksanaan program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) bagi para petugas Sensus Penduduk Tahun 2020 sebagai bentuk perlindungan ketika petugas sensus beraktivitas di lapangan.

“Petugas sensus termasuk dalam tenaga kerja waktu tertentu yang secara teknis pekerjaan sangat rentan dengan resiko atau rawan kecelakaan, karena bertugas mendatangi daerah-daerah tertentu. Bahkan daerah terpencil yang rawan resiko dalam hal pengumpulan data. Untuk itu perlu diberikan perlindungan program JKK dan JKM bagi para petugas sensus tersebut,” ujar Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Bandar Lampung Widodo.

Kepala BPS Provinsi Lampung Faizal Anwar mengatakan, terkait dengan hal itu maka BPS tahun ini akan melaksanakan kegiatan Sensus Penduduk yang akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama akan dilaksanakan secara daring (online) dan tahap kedua dilakukan melalui wawancara.

Pertama, Sensus Penduduk Tahun 2020 secara online akan dilaksanakan mulai 1 Februari - 31 Maret. Lalu Sensus Penduduk Tahun 2020 tahap kedua akan dilakukan melalui wawancara dari rumah ke rumah yang pelaksanaanya dimulai 1-31 Juli.

Dia menambahkan Sensus Penduduk atau pendataan penduduk bagi warga negera Indonesia secara menyeluruh dilaksanakan setiap 10 tahun sekali.

“Sensus penduduk merupakan dasar dari perencanaan dan evaluasi pembangunan diberbagai bidang, antara lain yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, perumahan dan lain sebagainya," katanya.

Melalui kegiatan sensus maka nantinya akan diketahui berapa jumlah dan fasilitas infrastrktur yang ada dan berapa yang masih dibutuhkan untuk perencanaanya, seperti untuk pembangunan fasilitas sekolah, fasilitas kesehatan dan lainnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar