#mitigasibencana#BPBD#beritalampung

BPBD Lamsel Gelar Pelatihan Pasca Bencana

( kata)
BPBD Lamsel Gelar Pelatihan Pasca Bencana
Foto. Dok/BPBD Lamsel

KALIANDA (Lampost.co) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar pelatihan tentang pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitu Pasna), di Negeri Baru Resort (NBR) Kalianda, selama tiga hari mulai Senin - Rabu (22-24 Oktober 2019).

Kepala BPBD Lampung Selatan M. Darmawan mengatakan kegiatan pelatihan Jitu Pasna tingkat kabupaten tersebut dikuti sebanyak 80 orang peserta perwakilan dari masing-masing dinas/instansi di Lingkup Pemkab Lamsel dan  pemerintah kecamatan se-Lamsel.

"Pelatihan ini diselenggarakan untuk memberikan pengetahuan dan menyamakan persepsi tentang cara mengkaji kebutuhan pascabencana dan penyusunan rencana aksi (renaksi) rehabilitasi dan rekontruksi secara cepat, tepat dan terpadu,"ujar dia, Rabu, 23 Oktober 2019.

Menurut dia, pengkajian kebutuhan pascabencana merupakan suatu rangkaian kegiatan pengkajian dan penilaian akibat,  analisis dampak dan perkiraan kebutuhan yang menjadi dasar bagi penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Pengkajian dampak meliputi identifikasi dan perhitungan terhadap kerusakan, kerugian, gangguan akses, gangguan fungsi dan peningkatan risiko yang menyangkut aspek pembangunan manusia, permukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial dan lintas sektor," katanya.

Lebih lanjut dia, menjelaskan dalam kegiatan pelatihan tersebut, pihaknya menghadirkan pemateri dari sejumlah dinas/instansi terkait, baik yang ada dilingkup Pemkab Lamsel, Pemprov Lampung dan pemerintah pusat seperti BPBD, Disperkim, Bappeda, Litbang, dan BNPB.

"Kami dari BPBD Lampung Selatan selaku penyelenggara kegiatan berharap, dengan digelarnya pelatihan tentang Jitu Pasna ini, nantinya dalam melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana dan penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekontruksi dikabupaten ini. Sehingga, ini betul-betul dapat terlaksana secara maksimal dan sesuai aturan yakni cepat, tepat dan terpadu," jelasnya.

Juwantoro



Berita Terkait



Komentar