#Longsor#Liwa#LampungBarat

BPBD Lambar Minta Peratin Siagakan Seluruh Satgas Bencana Pekon

( kata)
BPBD Lambar Minta Peratin Siagakan Seluruh Satgas Bencana Pekon
Parosil meninjau bencana longsor yang merusak rumah warga di kelurahan Fajarbulan, Way Tenong, Lampung Barat, Kamis (29/11/2018) (Dok. Humas Pemkab Lambar/Lampost.co)

LIWA (Lampost.co) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Pemkab Lampung Barat menyerahkan penanganan longsor di Kelurahan Fajarbulan, Way Tenong, Lampung Barat yang telah merusak 1 unit rumah dan mengancam satu rumah lainya milik warga kepada Dinas PU setempat.

"Untuk penanganan longsor di Kelurahan Fajarbulan kini mulai ditangani secara darurat oleh pihak Dinas PU langsung bergotong royong bersama masyarakat karena tingkat kerusakan cukup berat kemudian penanganan secara permanen akan dilaksanakan pihak Dinas PU dengan rencana di tahun 2019," kata Kepala BPBD Lambar Maidar, Kamis (29/11/2018).

Maidar menjelaskan, akibat longsor itu dua keluarga sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kemudian pihaknya mengimbau agar masyarakat khususnya yang tinggal diwilayah yang rentan bencana longsor maupun banjir agar mewaspadai bencana longsor. Sebab dalam dua bulan kedepan curah hujan di wilayah Lambar cukup tinggi yakni mencapai 301mm-400mm menurut BMKG.

Pihaknya juga meminta agar masyarakat mewaspadai daerah-daerah rawan bencana dan lebih baik mencari tempat yang lebih aman terutama selama curah hujan tinggi ini berlangsung.

Pihaknya kini juga sedang membuat surat yang akan dilayangkan kepada seluruh camat. Iisinya adalah meminta camat untuk memerintahkan seluruh peratin/lurah agar mensiagakan satgas bencana pekon yang sudah dibentuk sebanyak 5 orang/pekon. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya kejadian bencana yang terjadi disetiap pekon.

Hal ini dilaksanakan karena saat ini curah hujan semakin tinggi bahkan menurut prakiraan cuaca dari BMKG bahwa curah hujan tinggi akan berlangsung hingga Januari mendatang.

 

 

Eliyah

Berita Terkait

Komentar