#ular#musimhujan

BPBD Evakuasi Ular Sanca dari Permukiman Warga

( kata)
BPBD Evakuasi Ular Sanca dari Permukiman Warga
Ular sanca yang dievakuasi BPBD Bandar Lampung dari rumah warga di Kupangteba. Lampost.co/Asrul Septian Malik

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung mengevakuasi ular sanca dengan panjang 3 meter, pada Selasa pagi, 14 Januari 2020. Ular tersebut awalnya dilaporkan berada di rumah warga sekitar Jalan Hasanuddin, Gang Kantor Pos, Kelurahan Kupangteba, Kecamatan Telukbetung Utara, dekat kantor Dispora Lampung.

"Kami menerjunkan 5 unit Tim Rescue dan tadi sempat bongkar saluran air," ujar Kepala BPBD Bandar Lampung Syamsul, saat ditemui di tempat kerjanya, Selasa, 14 Januari 2020.

Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandar Lampung, Sutarno mengatakan usai dievakuasi, ular tersebut hendak dibawa ke BKSDA dan Balai Karantina sebelum dilepasliarkan ke habitatnya. Namun, hewan melata tersebut keburu mati.

"Tadi sudah berkoordinasi juga sama ahli ular saat dievakuasi di parit itu. Saat itu ular sudah memakan tikus, pas kami bawa ke kantor BPBD, ular tersebut sempat memuntahkan dua ekor tikus, jadi kayak keselek begitu," katanya.

Dia menjelaskan sejak Januari 2020 setidaknya BPBD Bandar Lampung telah mengevakuasi 2 ekor ular kobra, 1 ekor ular sanca, 2 ekor biawak, dan 1 ekor monyet. "Itu semua dari laporan warga," katanya.

Sutarno menambahkan ular bermunculan pada musim hujan dikarenakan beberapa faktor, seperti November—Januari telur ular mulai menetas, lalu induk ular pun bermunculan, ditambah musim hujan sehingga mereka terbawa arus dari habitatnya sampai ke permukiman warga.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar