#Covid-19

BOR di RS Rujukan Covid-19 di Bandar Lampung Terisi 4%

( kata)
BOR di RS Rujukan Covid-19 di Bandar Lampung Terisi 4%
Ilustrasi ruang isolasi khusus. Antara/Adeng Bustomi


Bandar Lampung (Lampost.co) --  Bed Occupancy Rate (BOR) alias tingkat keterisian tempat tidur di seluruh rumah sakit (RS) rujukan covid-19 di Kota Bandar Lampung telah terisi sebesar 4% dari keseluruhan kuoata yang tersedia. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri mengatakan, pihaknya telah menyiapkan ketersediaan tempat tidur di sebanyak 13 RS rujukan covid-19. 

"Mulai dari RS swasta, pemerintah, hingga RS darurat di Unila. Total telah disiapkan sebanyak 774 tempat tidur dan yang terpakai ada 32 unit," kata dia, Kamis, 3 Februari 2022.

Baca: Kasus Covid-19 Mingguan Indonesia Naik 40 Kali Lipat

 

Fasilitas perawatan tersebut diisi 27 pasien dari Bandar Lampung, serta lima orang warga luar kota. 

Desti menjelaskan, Dinkes juga telah mencatat lonjakan kasus yang terjadi sejak 1 Januari hingga 2 Februari 2022 sebanyak 130 kasus baru. Seluruhnya merupakan hasil tracing dan testing

"Setelah kami inventarisir penyebabnya adalah karena ada yang melakukan perjalanan ke luar kota. Selain itu karena sakit sehingga mendatangi RS dan setelah dites antigen sesuai SOP, hasilnya reaktif," ungkapnya. 

"Ketika ada satu warga yang terkonfirmasi covid-19, puskesmas juga langsung melakukan tracing. Kemudian hasil tracing kami tes antigen," sambungnya. 

Menurut data Dinkes Bandar Lampung, dari 130 kasus baru itu, sebanyak 75% di antaranya melakukan isolasi mandiri (isoman) karena bergejala ringan.

"Data vaksinasi dosis pertama Bandar Lampung sudah sekitar 97 persen sehingga dapat dipastikan seluruh masyarakat memiliki imunitas yang sudah cukup baik," ujar Desti. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar