#internasional#krisis-suriah#turki

Bom Guncang Kota Suriah yang Dikuasai Turki, 2 Tewas

( kata)
Bom Guncang Kota Suriah yang Dikuasai Turki, 2 Tewas
Seorang wanita membersihkan tumpukan salju di sebuah kamp di Tal Abyad, Suriah, 13 Februari 2020. (Foto: AFP/BAKR ALKASEM)

Tal Abyad (Lampost.co) -- Sebuah bom mobil menewaskan dua orang di sebuah kota di Suriah yang dikuasai pasukan Turki. Ledakan terjadi di Tal Abyad, yang dikuasai pasukan Turki usai Ankara melancarkan operasi militer terhadap milisi Kurdi pada Oktober 2019.

Kementerian Pertahanan Turki melaporkan, lima orang juga terluka dalam ledakan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas bom mobil di Tal Abyad. Namun, Kemenhan Turki menuding milisi YPG Kurdi sebagai dalang di balik ledakan.

Selama ini, Turki milisi YPG sebagai perpanjangan tangan dari kelompok "teroris" Partai Pekerja Kurdi (PKK).

"Para teroris bertanggung jawab atas serangan (di Tal Abyad). Seorang teroris yang datang dengan satu mobil lainnya untuk melancarkan serangan kedua telah berhasil ditangkap hidup-hidup," sebut Kemenhan Turki.

PKK dianggap sebagai organisasi teroris oleh Turki dan sejumlah sekutu Barat. Namun sekutu Barat di bawah pimpinan Amerika Serikat berkoordinasi dengan YPG dalam perang melawan kelompok militan Islamic State (ISIS) di Suriah.

Sejak Turki memulai operasi menghadapi milisi Kurdi di Suriah, sejumlah serangan bom kerap melanda wilayah perbatasan kedua negara yang menewaskan personel militer dan juga warga sipil.

November 2019, sedikitnya 10 orang tewas dan 20 lainnya terluka dalam sebuah ledakan bom mobil di Tal Abyad. Masih di bulan yang sama, ledakan bom mobil di kota Al-Bab menewaskan 19 orang, 13 di antaranya warga sipil.

Al-Bab juga merupakan kota di Suriah yang dikuasai pasukan Turki.

 

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar