#bola#sepakbola#ligainggris

Bolton Wanderers Terancam Bangkrut

( kata)
Bolton Wanderers Terancam Bangkrut
Reebok Stadium, markas Bolton Wanderers (Twitter/BWFC)

Jakarta (Lampost.co) -- Nasib nahas menghampiri Bolton Wanderers. Klub tua asal Inggris tersebut saat ini tengah berada di ambang kebangkrutan.

Krisis keuangan membelit klub yang berdiri sejak 1877 itu sudah hampir dua tahun terakhir. Kondisi keuangan Bolton kian buruk setelah diambil alih kepemilikannya oleh Paul Appleton.

Saking peliknya masalah keuangan Bolton, membuat mereka tak bisa bertanding akhir pekan lalu. Lantaran tim yang bermarkas di Reebok Stadium itu tinggal menyisakan tiga pemain saja yang siap tampil. 

Kondisi itu membuat Otoritas EFL Championship memberikan ultimatum menyelesaikan masalah dalam dua pekan. Jika gagal, EFL terpaksa mengusir Bolton dari kompetisi kasta kedua Liga Inggris tersebut.

"Otoritas EFL memberikan waktu 14 hari (hingga 12 September) bagi klub untuk menyelesaikan persyaratan di liga. Atau keanggotaan mereka (Bolton) di EPL akan ditarik," bunyi pernyataan EFL dinukil Sportsmole.

"EFL mendesak seluruh pihak di jajaran klub utuk berkomunikasi dan bersatu mendapatkan solusi positif untuk permasalahan ini," sambung pernyataan tersebut.

Kondisi keuangan Bolton diketahui sudah mulai tidak sehat sejak 2016. Penunggakan gaji pemain menjadi salah satu masalah yang sudah dihadapi dua tahun terakhir.

Hal ini sangat disayangkan banyak pihak. Apalagi Bolton sempat menjadi kuda hitam di kompetisi teratas Inggris pada periode 1999 hingga 2003.

Sejumlah pemain bintang pun sempat dimiliki tim yang berjuluk The Trotters itu. Mulai Jay Jay Okocha, Eidur Gudjhonsen, Fredi Bobic, Youri Djorkaeff hingga Ivan Campo pernah memperkuat Bolton di masa jayanya.
 

Medcom

Berita Terkait

Komentar