#jambret#pencurian

Bocah SD Korban Penusukan Mulai Bisa Berkomunikasi

( kata)
Bocah SD Korban Penusukan Mulai Bisa Berkomunikasi
Ruang perawatan korban MA di RSUDAM. Lampost.co/Salda


Bandar Lampung (Lampost.co) — Seorang bocah sekolah dasar (SD) yang menjadi korban penusukan jambret ponsel, MA (13), mulai bisa berkomunikasi dengan keluarganya. Hal itu usai masa kritis operasi luka tusuk yang menembus hatinya.

Bibi korban, Muslimawati (30), mengatakan keponakannya sedikit lebih membaik dari hari sebelumnya.

"Sudah lumayan baik dari hari sebelumnya, bicaranya mulai bisa tapi pelan-pelan," kata Wati, Rabu, 1 April 2022.

Meski begitu, lanjut dia, keponakannya harus tetap di rumah sakit agar kondisinya bisa terus di kontrol. "Kami menjaga terus bergantian dan makanannya pun tetap terjaga," katanya.

Keluarga juga saat ini turut lega karena seluruh biaya medis di rumah sakit akan ditanggung Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung.

"Dinas Kesehatan kota mau tanggung biaya," katanya

Effran Kurniawan






Berita Terkait



Komentar