sakitlumpuhbantuandonasi

Bocah Penderita Lumpuh di Sungkai Jaya Harapkan Bantuan

( kata)
Bocah Penderita Lumpuh di Sungkai Jaya Harapkan Bantuan
M Satria Wibisana (9), penderita lumpuh, didampingi ibunya, Tri Setiawati, warga Dusun 07, Desa Cahaya Mas, Kecamatan Sungkai Jaya, dikediamannya, Rabu (11-11-2020).  LAMPUNG POST/YUDHI HARDIYANTO


KOTABUMI (Lampost.co) -- M Satria Wibisana (9) tampak tersenyum polos dan tidak tersirat sedikit pun beban kepedihan pada wajahnya. Menurut diagnosa dokter, Satria mengalami gangguan syaraf yang menyebabkan seluruh bagian tubuh baik tangan maupun kakinya lemas tidak bertenaga atau mengalami kelumpuhan.

"Sebelumnya, kondisi kesehatan putra pertama saya, Satria, sama seperti kawan sebayanya. Mereka sering terlihat bermain bersama. Kejanggalan pada tubuh Satria terlihat di awal 2018 lalu, saat itu dia sering mengalami jatuh tanpa sebab. Semakin lama kondisi yang dialami itu semakin memburuk sampai dia hanya mampu tergolek lemah di pembaringan. Satria juga terpaksa keluar dari PAUD sekitar dua tahun yang lalu,"  ujar Gunawan Wibisana didampingi istrinya, Tri Setiawati, warga Dusun 07, Desa Cahaya Mas, Kecamatan Sungkai Jaya, di kediamannya, Rabu, 11 November 2020.

Menurut penuturan Gunawan, karena gangguan syaraf  itu, untuk aktivitas keseharian Satria membutuhkan bantuan orang lain.

"Untuk aktivitas mandi, makan dan lainnya, Satria mesti di bantu orang lain dan biasanya itu dilakukan saya bersama istri atau kakek serta neneknya," tuturnya kembali.

Di singgung pengobatan yang dilakukan, untuk jalur medis, dia mengaku telah lakukan di rumah sakit umum daerah (RSUD) baik di kabupaten maupun provinsi. Tapi, sampai hari ini belum terlihat tanda-tanda kesembuhan pada diri Satria.

"Selain melalui jalan medis, demi kesembuhan Satria, saya juga mengambil langkah dengan melakukan pengobatan alternatif," tuturnya menambahkan.

Dia mengaku hingga saat ini belum pernah menerima bantuan untuk  pengobatan anaknya. Bantuan yang dia terima hanya PKH yang diperuntukkan guna meringankan biaya pendidikan bagi anaknya, yakni Satria dan Bilqis.

 "Sebagai orang tua saya ingin memberikan yang terbaik bagi anak saya. Tapi, karena keterbatasan ekonomi  dan demi kesembuhan Satria saya berharap ada bantuan  untuk meringankan beban yang mesti ditanggung  baik dari dermawan maupun pemerintah daerah," tuturnya lirih.

Winarko







Berita Terkait



Komentar