#kesehatan#beritalampung

Bocah 2,5 Tahun Penderita Kanker Mata Dapat Bantuan Pengobatan

( kata)
Bocah 2,5 Tahun Penderita Kanker Mata Dapat Bantuan Pengobatan
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana (kanan) saat bertemu Farris, bocah penderita kanker mata, diruang rapat Wali Kota setempat, Jumat, 20 Agustus 2021. Dok Humas Pemkot


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Farris Muhammad Arshad, kehilangan bola matanya sebelah kiri. Sebab, anak berusia 2,5 tahun itu menderita kanker mata.

Atas kondisi itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan bantuan biaya pengobatan bagi anak dari pasangan Rishardi dan Noviliana itu.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan prihatin atas kondisi yang dialami Farris. Ia berdoa untuk kesembuhan dan kesabaran bagi kedua orang tuanya.

"Pemkot doakan semoga adik Farris cepat sembuh dan kepada kedua orang tua untuk sabar dan tetap semangat. Semoga Allah memberikan yang terbaik," ujar Eva Dwiana, setelah memberikan bantuan, di ruang rapat Wali Kota, Jumat, 20 Agustus 2021.

Untuk kesembuhan Farris, Pemkot memberikan santunan uang tunai dan asuransi kesehatan agar biaya pengobatan berjalan lancar.   

"Pemkot memberikan bantuan Rp20 juta untuk adik Faris yang terkena kanker mata dan kami secepat mungkin akan memberikan asuransi sebesar Rp25 juta untuk Faris agar nanti jika berobat bisa dimanfaatkan," kata dia.  

Noviliana, ibunda Farris, mengatakan penyakit yang diidap anaknya dikira hanya penyakit faktor keturunan.

"Dia (Farris) sebenernya penyakit faktor keturunan dan ketahuan baru Januari lalu dengan keluhan seperti mata kucing, kepala pusing dan gangguan seperti samar-samar," ujar dia.  

Setelah itu, dia memeriksakan kondisi tersebut ke Rumah Sakit. Berdasarkan hasil diagnosa dokter ternyata Farris menderita kanker mata yang menyerang kedua bola matanya.  

"Setelah itu, kami operasi pengangkatan bola mata pada Maret dan sekarang ini menggunakan bola mata palsu," katanya.  

"Saat ini kami sedang menjalani pengobatan kemoterapi untuk mata sebelah kanan. Rencana Selasa akan berobat kemoterapi di RS Abdul Moeloek dan untuk kontrol mata di RS Imanuel dan dirujuk ke RSCM Jakarta," ujarnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar