mesinatm

Bobol Mesin ATM, Dua Warga Katibung Diringkus Polisi

( kata)
Bobol Mesin ATM, Dua Warga Katibung Diringkus Polisi
Dua pelaku pembobol mesin ATM dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Lampung Selatan. (Lampost.co/Dok. Polres Lamsel)


KALIANDA (Lampost.co) -- Dua pelaku komplotan modus ganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan tusuk gigi, warga Katibung, Lampung Selatan, berhasil diringkus polisi. 

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan Iptu Edy Yulianto menjelaskan kedua pelaku yakni Firdaus (35) warga Desa Tanjungan dan Sandi (31) warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung. 
"Keduanya merupakan warga Kecamatan Katibung," ujarnya, Selasa, 15 Desember 2020. 

Kejadian bermula saat korban warga Teluk Betung, Bandar Lampung, hendak mengambil uang di mesin ATM BCA Alfamart di Jalan Airan Raya, Desa Way Hui, Kecamatan Jati Agung, Sabtu, 14 November 2020. "Korban datang ke mesin ATM di daerah Way Hui," ujarnya. 

Saat hendak memasukan kartu ATM, mesin menolak, karena terlebih dahulu sudah diganjal dengan potongan tusuk gigi oleh para pelaku. "Di waktu yang sama, salah seorang pelaku ikut antri di ATM itu," ujarnya. 

Saat kesulitan memasukkan kartu, pelaku yang sedang antri di belakang pura-pura membantu memasukan ATM milik korban. "Di saat itulah pelaku menukar kartu ATM korban dengan miliknya," kata dia. 

Setelah kartu berhasil masuk mesin ATM, korban memasukkan nomor PIN, namun selalu gagal, sementara pelaku menghapal nomor yang di pencet. "Sudah mengetahui nomor PIN korban, pelaku langsung pergi," ujarnya. 

Pelaku langsung menguras isi tabungan milik korban sebesar Rp188 juta dengan menggunakan kartu ATM di tempat lain. "Uang yang ada ditabungan di kuras pelaku," katanya. 

Setelah menerima laporan korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan mengendus keberadaan komplotan ganjal mesin ATM berada di Banten dan Jakarta, Kamis, 10 Desember 2020. 
"Satu pelaku kami bekuk di Bitung, Tangerang dan satu di Mangga Besar, Jakarta Pusat," kata dia. 

Komplotan spesialis ganjal mesin ATM itu berjumlah 4 orang, 2 orang pelaku berhasil diringkus, sedangkan 2 orang pelaku masih DPO. "Dua orang pelaku lainnya masih kami buru," ujarnya. 

Dari kedua pelaku berhasil disita 3 unit smartphone Samsung dan 14 unit kartu ATM berbagai macam bank. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar