#narkoba#bnn#pemusnahan#beritalampung

BNN Lampung Musnahkan 16 Kg Sabu dan 1.140 Ekstasi

( kata)
BNN Lampung Musnahkan 16 Kg Sabu dan 1.140 Ekstasi
Pemusnahan barang bukti narkoba. Lampost.co/Zainudin

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung (BNNP) memusnahkan 16.627,37 gram (16,62 kg) sabu dan 1.140 butir ekstasi, pada kamis 3 Oktober 2019, di kantor BNNP Lampung. Pemusnahan tersebut dilakukan dengan cara dicampurkan larutan pembersih lantai, lalu diblender.

Kepala BNNP Lampung Brigjenpol Ery Nursatari mengatakan pemusnahan tersebut merupakan penindakan perkara atau jaringan narkoba dari Agustus hingga September 2019, yang telah mendapatkan kekuatan hukum oleh pengadilan untuk dimusnahkan.

Ery memaparkan salah satu perkara yaitu, penindakan kurir narkoba berinisial HI Sa dan ZQ yang diamankan di bundaran Hajimena, Natar.

Lantas, dikembangkan dan diamankan JS yang ada di Perumahan Cigadung, Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Banten, selaku pengendali. Dari kasus tersebut total ada 7,259. Kg sabu.

Kasus ini pun terus dikembangkan, dan ternyata pelaku masih menyimpan 6,224 kg sabu.

Kemudian kasus selanjutnya, penangkapan kurir berinisial MU dan MA yang berhasil ditangkap di Hotel Malaya, Jalan ZA Pagaralam, No.9 Rajabasa Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung. Lalu pengembangannya, diamankan kurir berinisial SE dari salah satu Lembaga Pemasyarakatan, dengan barang bukti 3,216 kg sabu dan 1.146 butir ekstasi.

"Ini dari dua case, dan case pertama kita kembangkan," ujarnya, Kamis, 3 Oktober 2019.

Berbagai upaya pun terus dilakukan degan cara memetakan jaringan, mencegah peredaran narkoba baik dari bandara, laut, kereta api, bahkan dengan transportasi umum. "Kami terus bekerja memutus jaringan," katanya.

Asrul Septian Malik



Berita Terkait



Komentar