#cuaca#hujan#bmkg

BMKG Perkirakan Sebagian Wilayah Lampung Berpotensi Hujan

( kata)
BMKG Perkirakan Sebagian Wilayah Lampung Berpotensi Hujan
Hujan berpotensi terjadi di wilyah Lampung. (Foto:Lampost/Putri Purnama)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi memprakirakan, sebagian wilayah Lampung masih akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada sepekan kedepan.

"Secara umum sepekan kedepan, provinsi Lampung berpotensi hujan ringan hingga lebat pada sore dan malam hari," kata Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, Minggu, 20 November 2022.

Namun pada Senin, 21 November 2022 diprakirakan sebagian besar wilayah Lampung akan cerah hingga cerah berawan atau tidak ada wilayah yang berpotensi turun hujan.

"Senin besok itu belum terlihat adanya pembentukan awan hujan di sekitar wilayah Lampung, jadi diprakirakan akan cerah berawan dari pagi hingga malam hari," ujar Rudi.

Rudi mengatakan untuk suhu udara di wilayah Lampung secara umum  23-32 derajat celcius. Untuk angin, akan terjadi peningkatan di beberapa wilayah hingga 28 kilometer per jam.

"Kecuali Lampung bagian barat, suhu dapat mencapai 17 derajat celcius. Curah hujan dan kecepatan angin juga akan lebih tinggi pada wilayah Lampung bagian barat," ujarnya.

Sementara berdasarkan analisis data BMKG, wilayah yang berpotensi hujan dengan intensitas tinggi yakni Mesuji, Pesisir Barat, Lampung Barat, Metro, Tulangbawang Barat, Tulangbawang, Way Kanan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, dan Tanggamus.

"Untuk cuaca per kecamatan dapat langsung mengakses website resmi BMKG, atau juga melalui media sosial resmi milik BMKG pusat maupun BMKG Lampung," katanya.

BMKG mengimbau kepada masyarakat dan instansi terkait untuk melakukan antisipasi dan mitigasi bencana hidrometeorologi. Pemerintah daerah wilayah terdampak perlu memastikan tata saluran air beroperasi lancar tidak terjadi sumbatan-sumbatan, mengoptimalkan tampungan atau tandon air ataupun melakukan upaya untuk memanen air hujan secara optimal.

"Pemerintah harus bersinergi untuk memberikan sosialisasi informasi peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman, kewaspadaan, dan kesiapan seluruh pihak dalam pencegahan atau pengurangan risiko bencana hidrometeorologi," kata Rudi.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar