#BMKG#CUACA

BMKG Beri Peringatan Waspada Dampak Hujan pada Sejumlah Titik di Lampung

( kata)
BMKG Beri Peringatan Waspada Dampak Hujan pada Sejumlah Titik di Lampung
Informasi prakiraan cuaca BMKG Lampung pada Muktamar ke-34 NU di Lampung. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan waspada di beberapa titik wilayah yang ada di Provinsi Lampung. Hal itu karena dampak hujan yang intensitasnya tinggi mengguyur Bumi Ruwai Jurai.

Begitupun ketika pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Provinsi Lampung yang dipusatkan di Pondok Pesantren Darus Sa'adah Lampung Tengah, Universitas Islam Negeri Radin Intan Lampung, Universitas Lampung, dan Universitas Malahayati. Pada 22-24 Desember 2021 cuaca diperkirakan cerah berawan, hujan ringan-sedang, hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

"Masyarakat diminta untuk waspada dan mengantisipasi dampak perkiraan cuaca minggu ini," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi BMKG Kelas I Raden Intan II Provinsi Lampung, Rudi Haryanto melalui telepon, Selasa, 21 Desember 2021.

Menurutnya, sesuai prakiraan berbasis dampak hujan lebat di Wilayah Lampung pada 21 Desember 2021 peringatan waspada di wilayah Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan dan Lampung Utara. Kemudian pada 22 Desember 2021 peringatan waspada di wilayah Pesawaran, Tulangbawang, Mesuji, Lampung Selatan, Bandar Lampung, Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat.

Baca juga: BMKG: Waspada Banjir Rob di Perairan Panjang dan Sekitarnya

Lalu pada 23 Desember 2021 peringatan waspada di wilayah Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Timur, Pesawaran, Lampung Selatan, Metro, Bandar Lampung, Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Barat, Tulangbawang dan Mesuji.

Adapun dampak yang ditimbulkan dari hujan tersebut yakni jembatan yang rendah tidak dapat dilintasi, terjadi longsor, guguran bebatuan, atau erosi tanah dalam skala menengah, volume aliran sungai meningkat/banjir, aliran banjir berbahaya, dan mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah. 

Kemudian yang harus dilakukan oleh masyarakat yakni berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah, memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial, mencari informasi melalui pihak-pihak terkait kebencanaan, tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar