#beritalampung#beritalampungterkini#harimausumatra#macandahan#bksda

BKSDA Menduga Dua Harimau Sumatra di Lampura Macan Dahan

( kata)
BKSDA Menduga Dua Harimau Sumatra di Lampura Macan Dahan
Foto. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung sudah menerima laporan terkait dugaan kemunculan dua harimau sumatra di Desa Bumiratu, Sungkai Selatan, Lampung Utara, Minggu, 18 September 2022. Kemunculan dugaan dua ekor harimau sumatra itu dilihat warga setempat.

"Laporan sudah kami kemarin kalau ada warga yang melihat kemunculan dua harimau sumatera. Tapi kami belum meninjau ke sana kemungkinan besok atau lusa," ujar Humas Seksi Konservasi Wilayah III Lampung BKSDA Bengkulu-Lampung Irhamuddin, saat dihubungi Lampost.co, Selasa, 20 September 2022.

Dia menuturkan laporan warga tersebut sementara ini masih dipelajari terlebih dahulu. Sebab, laporan yang diterima baru secara lisan dan tulisan.

"Kami juga hanya menerima laporan secara lisan. Biasanya kan kalau bukti ada video atau foto jadi hanya laporan tertulis ke konsenter BKSDA Lampung," ujarnya.

Baca juga: Dinas BMBK Sebut Pengerjaan 2 Jembatan Sudah 70 Persen 

Pihaknya menduga dua harimau yang muncul di permukiman warga bukanlah harimau sumatra. Lantaran, Lampura tidak mempunyai hutan lebat dan jauh dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

"Kalau Lampura tidak ada hutan lebat jadi koridornya dari TNBBS juga jauh. Jadi sementara kami analisis macan dahan, tapi untuk memastikan nanti kami tim turun ke lokasi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Bumiratu, Sungkai Selatan, Lampung Utara, dilaporkan resah karena ada dua harimau masuk perkebunan. Dua ekor harimau itu kali pertama dilihat Ahmad Hardi (26), pemuda Dusun V desa setempat.

Ahmad mengaku melihat dua ekor harimau saat tengah beristirahat di gubuk kebun singkong milik Tabroni, saat menunggu rekan-rekannya yang sedang mencabut singkong, Minggu, 18 September 2022.  Tiba-tiba dia mendengar suara aneh.

Merasa curiga, pemuda itu kemudian mendekati suara aneh tersebut. Ia terkejut setelah melihat suara aneh itu adalah dua ekor harimau. Merasa ketakutan, Ahmad Hardi kemudian mengabarkan kepada teman-temannya soal penemuan binatang buas tersebut melalui telepon.

Rekan-rekannya yang sedang mencabut singkong kemudian datang dan mengaku ikut melihat dua ekor harimau itu. Kemudian dua hewan belang yang dilindungi itu pergi. Menurut mereka satu harimau pergi ke tengah-tengah kebun singkong, dan satunya pergi ke arah kebun sawit.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar