#beritalampung#beritapesibar#asusila

BKPSDM Pesisir Barat Proses Pemecatan Oknum Penjaga Sekolah Pelaku Asusila

( kata)
BKPSDM Pesisir Barat Proses Pemecatan Oknum Penjaga Sekolah Pelaku Asusila
Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pesisir Barat. Lampost.co/Yon Fisoma


Krui (Lampost.co): Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pesisir Barat, Sri Agustini, mengatakan pihaknya memproses surat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat yang merekomendasikan untuk dilakukan pemecatan dengan tidak hormat kepada oknum penjaga sekolah di salah satu SD, karena diduga menjadi pelaku asusila.

"Ya BKPSDM telah menerima dan sudah berkoordinasi juga dengan Inspektorat. Tinggal menunggu turun SK-nya," kata Sri, Jumat, 30 September 2022.

Dia menyayangkan terjadinya peristiwa itu yang melibatkan Tenaga Honor Daerah (TKD) sebagai pelakunya. Bahkan disinggung peristiwa sebelumnya yaitu ada seorang oknum guru SDN di Kecamatan Lemong yang juga telah melakukan tindak asusila terhadap belasan murid perempuannnya, meskipun saat ini guru tersebut telah mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum berlaku.

Sri mengatakan berbagai perbuatan melanggar hukum tersebut telah mencoreng nama pemerintah daerah dan bertentangan dengan kode etik pegawai TKD atau ASN.

"Ya tentu itu telah melanggar kode etik pegawai, mencoreng nama baik pemerintah daerah. Seharusnya yang bersangkutan mengerti tentang bagaimana ia harus bersikap berperilaku sebagai seorang pegawai pemerintah," kata Sri.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar