#stokpangan

BKP Kementan Jamin Stok Pangan Surplus Jelang Ramadan

( kata)
BKP Kementan Jamin Stok Pangan Surplus Jelang Ramadan
Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi.Medcom.id/Ilham Wibowo


Jakarta (Lampost.co) -- Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan stok dan harga pada komoditas pangan strategis terbilang aman dan stabil menjelang Ramadan. Sejumlah stok pangan tercatat surplus.

Berdasarkan perkiraan ketersediaan pangan, neraca beras hingga Juni 2020 surplus 6,4 juta ton. Sedangkan komoditas lainnya, seperti jagung satu juta ton, bawang merah 330 ribu ton, cabai besar 27 ribu ton, cabai rawit 68 ribu ton, dan daging ayam ras 306 ribu ton juga surplus.

Hingga saat ini, stok beras mencapai 3,4 juta ton. Stok beras di Bulog 1,4 juta ton, di penggilingan 1,2 juta ton, di pedagang 728 ribu ton, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) 26 ribu ton, dan di Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) 2,939 ton.

"Jadi, dari hitung-hitungan yang kami lakukan ketersediaan cukup dan harga stabil. Yang perlu diwaspadai adalah masalah distribusinya. Untuk itu, kami telah bekerja sama dengan kementerian lain, termasuk Satgas Pangan," kata Kepala Badan Ketahana Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 April 2020.

Agung mencontohkan apabila ada provinsi yang kekurangan bawang merah, sementara ada provinsi lain yang berlebihan, maka bisa dipindahkan untuk mendistribusikan di lokasi yang membutuhkan.

"Dalam kondisi saat ini, meski penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), angkutan logistik tidak dilarang dan kontrol terus dilakukan untuk memperlancar distribusi," katanya.

Dia menjamin upaya memperlancar distribusi terus dilakukan untuk menjamin ketersediaan pangan dengan harga terjangkau.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menekankan distribusi pangan sangat penting, terutama dalam masa pandemi covid-19, di mana masyarakat diminta untuk tetap di rumah dan menjaga jarak fisik.

Melalui video conference, Agung pun meminta seluruh kepala Dinas Pangan provinsi agar serentak melakukan operasi pasar murah menghadapi Ramadan dan Idulfitri.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pangan provinsi seluruh Indonesia menyatakan kesiapannya. Hingga saat ini, Pasar Mitra Tani di 34 provinsi telah siap melakukan operasi pasar murah. Dalam kondisi pandemi covid-19 ini, setiap Dinas Pangan bekerja sama dengan startup untuk mengurangi interaksi fisik.

Beberapa provinsi, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung, dan Kalimantan Barat melaporkan mulai Senin, 20 April, sudah menggelar pasar murah dan akan terus dilakukan hingga jelang lebaran.

Medcom







Berita Terkait



Komentar