honorertenagahonorerhonorerdihapus

BKD Lampung Siap Ikut Aturan Terkait Penghapusan Honorer

( kata)
BKD Lampung Siap Ikut Aturan Terkait Penghapusan Honorer
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Lukman. Lampost/Triyadi Isworo 

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Tiga ribuan pegawai honorer di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung terancam dirumahkan. Namun, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung masih menunggu kebijakan resminya, dan melakukan kajian terlebih dahulu sebelum siap mengikuti aturan dan keputusan dari pemerintah pusat.

Kepala BKD Provinsi Lampung Lukman mengatakan terkait pegawai honorer pihaknya akan melakukan pembahasan terlebih dahulu permasalahannya. Namun secara garis besar pihaknya masih membutuhkan tenaga honorer di intansi-instansi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca juga: BKN Sarankan Honorer Ikut Seleksi PNS Atau Cari Pekerjaan Lain

"Kita kekurangan banyak pegawai. Formasi yang diberikan oleh pusat untuk CPNS itu sedikit-sedikit. Sementara pekerjaan kita banyak. Kalau kata pimpinan atau ada aturan yang benar-benar tidak boleh ada pegawai honorer maka kita ikut aturan," kata Lukman usai acara rapat koordinasi persiapan seleksi CPNS formasi Tahun 2019 di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Kamis, 23 Januari 2020.

Ia juga mengatakan bila nanti tidak melanggar kebijakan maka pegawai honorer yang saat ini ada masih menjalankan untuk meneruskan aktivitasnya karenakan sudah dianggarkan dan sudah dievaluasi. "Kalau di Lampung ini banyak pegawai honorer. Tapi bila di Pemerintah Provinsi Lampung saja ada tiga ribuan," katanya.

Kemudian ia mengatakan bahwa terkait pegawai honorer tersebut harus ada kajian lebih dalam juga. Karena bila dilihat secara kebutuhan, pihaknya masih membutuhkan tenaga pegawai honorer.

"Kalau langsung diberhentikan. Saya kira kita juga ada pertimbangan kemanusiaan. Kalau misalnya kita yang langsung diberhentikan juga kan agak gimana. Maka diberikan waktu untuk berfikir dan bersiap menerima kebijakan," katanya.

 

Winarko



Berita Terkait



Komentar