#Properti#EkonomiBisnis

Bisnis Properti Mulai Menggeliat, d'Soultan Residence Tawarkan Type 72+

( kata)
Bisnis Properti Mulai Menggeliat, d'Soultan Residence Tawarkan Type 72+
Direktur Utama Perumahan d'Soultan Residence, Friandi Indrawan bersama jajaran saat peletakan batu bata lounching type terbaru Perumahan d'Soultan Residence, Jl. Sultan Haji, Sepang Jaya Bandar Lampung, Sabtu, 9 Oktober 2021. (Foto:Lampost/Sukisno)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Bisnis properti dan perumahan di Provinsi Lampung mulai menggeliat kembali. Apalagi prospek usaha dibidang tersebut setiap tahunnya mengalami peningkatan nilai yang signifikan.

Direktur Utama Perumahan d'Soultan Residence, Friandi Indrawan, mengatakan adanya pandemi covid-19 ikut berdampak kepada usaha properti dan perumahan. Kebanyakan saat pandemi masyarakat menyimpan dan menjaga cash flow keuangannya dengan baik sembari wait and see kondisi pandemi.

"Kita harus hidup berdampingan dengan covid-19. Prospek kedepan usaha properti dan perumahan akan membaik. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ekonomi akan bangkit kembali," katanya saat lounching type terbaru Perumahan d'Soultan Residence di Jl. Sultan Haji, Sepang Jaya, Bandar Lampung, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Perumahan d'Soultan Residence The Comfortable Living merupakan cluster hunian exclusive, ada rumah type 72, 100, 130 sampai 200. Lokasinya strategis hanya 4 km dari pusat kota, dekat dengan akses menuju pintu tol kota baru, dikelilingi oleh mal, rumah sakit, kampus dan restoran. Kali ini pihaknya menawarkan type rumah 72+ dengan luas tanah 144 meter persegi dengan dua lantai yang dibandrol dengan harga Rp899 juta.

"Sengaja kita membuat kaplingan luas 144m dengan asumsi bahwa rumah bisa tumbuh. Arsitek kita sengaja ambil dari fresh graduet baru lulus kuliah untuk memberikan kesempatan anak muda berkarya, alhamdulillah hasilnya terbaik. Kita juga bisa membuat desain dari permintaan konsumen," katanya yang menyebut spesifikasi rumah berkualitas. 

Untuk spesifik teknis terdiri dari pondasi batu belah dan beton foot plat, struktur beton bertulang dinding batu bata plester, acl finishing, pembatas double dinding. Kemudian atap menggunakan rangka baja ringan dan genteng beton plat. Sementara listrik menggunakan daya 2200 watt.

"Konsumen juga bisa down payment diangka 30% atau Rp.269,7 juta, 40% atau Rp.359,6 juta dan 50% atau 449,5 juta," katanya.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar