#minimarket#Ekbis#nasional

Bisnis Minimarket Tak Terimbas Penutupan Seven Eleven

( kata)
Bisnis Minimarket Tak Terimbas Penutupan Seven Eleven
Bisnis minimarket tak terimbas penutuan seven eleven. (Foto:MI)

JAKARTA (Lampost.co)--Direktur Marketing PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Ryan Alfons Kaloh mengatakan tutupnya gerai Seven Eleven (Sevel) di seluruh Indonesia pada tahun ini tak akan menular ke minimarket.
"Konsepnya kan beda, kita kebutuhan sehari-hari. Orang kesitu (minimarket) untuk beli kecap, detergen, minyak goreng, kita bukan unuk nongkrong cari snack tapi kebutuhan sehari-hari," ujar Ryan dikutip dari Media Indonesia, Minggu (31/12/2017).

Ryan menambahkan, bisnis minimarket juga tidak terdampak oleh e-commerce. Pasalnya, masyarakat membeli kebutuhan sehari-hari tidak mungkin melalui online.
Masih baiknya prospek bisnis minimarket tersebut terlihat dari jumlah transaksi yang rata-rata mencapai 4,2 juta transaksi per hari di bulan normal. Hal itu membuktikan daya beli masyarakat masih terjaga.
Dampak online, kata dia, mungkin mempengaruhi ritel yang menjual produk fashion dan elektronik.

"Rasanya kontribusinya (online) kurang dari satu persen untuk grocery. Masa beli mi goreng mau online, beli shampo tunggu dulu, beli kecap online. Kita dekat rumah gampang. Mungkin kalau lain terdampak (seperti) fashion, lifesytle, elektronik, tapi kalau kita rasanya kecil sekali," jelasnya.
 

MI/MTVN

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar